Berita Viral dan TerUpdate

Thursday

Ibu Hamil di Denpasar Positif Virus Corona, Total 40 Pasien Terinfeksi Virus Corona

Ibu Hamil di Denpasar Positif Virus Corona, Total 40 Pasien Terinfeksi Virus Corona

Ibu Hamil di Denpasar Positif Virus Corona, Total 40 Pasien Terinfeksi Virus Corona

Hingga Kamis (23/4/2020) jumlah perkara positif Covid-19 di Denpasar sebanyak 40 perkara.

Bertambah 3 perkara menurut hari sebelumnya yakni 37 perkara.

Data ini terdiri atas Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebesar 16 perkara, datang menurut negara terjangkit 12 masalah, dari wilayah terjangkit 6 masalah, & transmisi lokal berjumlah 6 perkara.


Dari jumlah tadi, pasien ke-37 adalah perempuan   yg tengah hamil 7 bulan.


Dikarenakan pasein tadi dalam keadaan hamil, waktu ini masih dikonsultasikan dengan dokter kandungan buat langkah selanjutnya.

"Sekarang kami masih konsultasikan menggunakan dokter kandungan terkait janin ini, bagaimana tindakan selanjutnya, apa diisolasi apa bagaimana. Ini kan berkaitan menggunakan janin pada kandungannya juga," kata Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai, Kamis (23/4/2020).

Saat ini pasien tadi masih menjalani isolasi berdikari di rumahnya & diawasi sang tim medis.

Dikatakan Dewa Rai, pasien ini tertular berdasarkan suaminya yang bekerja di Amerika Serikat.

Selain itu, pada hari ini Dinas Kesehatan serta Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan Rapid Test atau screning awal terhadap 34 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang menjalani masa karatina di Rumah Singgah.

Hasil tes tadi menampakan jika ke-34 PMI tadi negatif.

Sebelumnya pula sudah dilakukan Rapid Test terhadap 557 rakyat Denpasar.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Luh Sri berkata, pelaksanaan Rapid Test di Kota Denpasar memberikan prioritas kepada Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP), orang dengan riwayat hubungan tracking, PMI dan tenaga medis yang menangani pasien covid 19.

Hal ini karena kelompok tersebut lebih rentan karena mempunyai riwayat kontak atau perjalanan keluar daerah atau negara terserang.

"Kami jalankan protap buat PMI yang mejalani masa karantina, selain penjagaan yg ketat & pemeriksaan kesehatan rutin, hari ini dilakukan rapid test untuk memastikan nanti setelah pergi PMI sudah negatif dan sehat," pungkasnya.

Tetapi demikian, mereka yg hasil Rapid Test nya reaktif (positif) ataupun non reaktif (negatif) bukan berarti yang bersangkutan positif atau negatif covid-19.

Hal ini karena Rapid Test hanya bersifat screening awal.

Sementara Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengimbau masyarakat Kota Denpasar yang mempunyai riwayat mengunjungi daerah zona merah, kontak langsung menggunakan pasien positif covid-19, atau pun negara terjangkit agar lebih disiplin dan amanah mengikuti arahan pemerintah.

Sehingga langkah pecegahan bisa dioptimalkan.

"Kami mengimbau rakyat yang memiliki riwayat kunjungan ke daerah zona merah atau negara terserang agar lebih amanah, termasuk yang memiliki hubungan langsung dengan pasien positif covid-19, sebagai akibatnya pencegahan covid 19 bisa dimaksimalkan semenjak dini, serta patuhi arahan pemerintah buat melaksanakan karantina selama 14 hari," ucapnya. (Sumber: tribunnews.com)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ibu Hamil di Denpasar Positif Virus Corona, Total 40 Pasien Terinfeksi Virus Corona