Berita Viral dan TerUpdate

Thursday

Pandemi Covid-19 di Rumah Saja, Jumlah Wanita Hamil di Kota Serang Meningkat

Pandemi Covid-19 di Rumah Saja, Jumlah Wanita Hamil di Kota Serang Meningkat


Pandemi Covid-19 di Rumah Saja, Jumlah Wanita Hamil di Kota Serang Meningkat


Jumlah perempuan   hamil pada Kota Serang bertambah.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang memperkirakan jumlah wanita hamil pada Kota Serang bakal bertambah.

Pembatasan aktivitas pada luar rumah dan keterbatasan aplikasi program Keluarga Berencana (KB) selama pandemi Covid-19 ditengarai menjadi faktor penyebab primer.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KB-K3) DP3AKB Kota Serang, Ida Dahlia, menyampaikan banyak pasangan usia subur (PUS) positif hamil pada tengah wabah virus corona.

Perkiraan ini diperkuat berdasarkan data penggunaan indera kontrasepsi.

Pada 2019, DP3AKB Kota Serang mencatat dari 199.000 PUS, 80 persen di antaranya aktif memasang alat kontrasepsi.

Pada awal 2020, berdasarkan total 1.500 alat kontrasepsi yg terdapat, tercatat baru terpakai tidak lebih berdasarkan 100 alat.

“Sebenarnya jikalau data secara aktual kami belum mampu mendata. Tapi, diperkirakan wanita hamil khususnya PUS bertambah,” kata Ida di sela-sela pembagian sembako pada tukang becak pada Ciceri, Kota Serang, Sabtu, (18/4/2020).

Ida menduga restriksi kegiatan warga  dan keterbatasan layanan KB menjadi penyebab utama.

Kondisi ini terpantau melalui laporan pada group WhatsApp kader Posyando.

“Kebanyakan di tempat tinggal   (PUS). Jadinya, positif,” katanya.

Dia mengaku pada tengah pandemi Covid-19, pihaknya melakukan sosialisasi pada kader-kader posyandu agar meminta PUS menahan kehamilan melalui acara KB.

“Jadi masyarakat tidak bisa menggunakan suntik KB, implan, pil, kondom, spiral, dan melalui cara alami melalui senggama terputus,” ujar Ida.

Kepala DPK3AKB Kota Serang Toyalis mengaku telah meminta petugas pada lapangan melakukan koordinasi bersama menggunakan faskes, misalnya bidan praktik, dan klinik partikelir agar melayani pemasangan KB.

“Kondisi ini memang ada sedikit khawatir (acara KB terganggu-red), dengan berbagai keterbatasan warga ,” katanya.

Setiap tahun DPK3AKB Kota Serang menyediakan 1.500 alat KB yg diberikan buat masyarakat.

Di tahun sebelumnya pembagian dilakukan secara sedikit demi sedikit berkeliling ke lingkungan warga  beserta kader-kader posyandu dan Puskesmas.

“Kemarin (tahun ini-red) baru satu titik di Curug. Setelah itu, seluruh aktivitas mengumpulkan orang banyak dilarang,” katanya.

Ketua TP-PKK Kota Serang, Ade Jumaiah mengajak PUS buat menyukseskan acara KB yg digalakkan Pemerintah Kota Serang.

“Kebanyakan di rumah, jadi istrinya yang positif. Kalau bisa jangan banyak anak dulu. Ikut acara KB,” pungkasnya. (tribuners/martin ronaldo)

Sumber: tribunnews.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pandemi Covid-19 di Rumah Saja, Jumlah Wanita Hamil di Kota Serang Meningkat