Berita Viral dan TerUpdate

Monday

Ciri-ciri Serangan Jantung yang Sebabkan Kematian Didi Kempot

Ciri-ciri Serangan Jantung yang Sebabkan Kematian Didi Kempot

Ciri-ciri Serangan Jantung yang Sebabkan Kematian Didi Kempot


 Kabar duka kembali menghantam dunia musik Tanah Air, maestro campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Rabu, 5 Mei 2020 pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo. Didi dikabarkan meninggal akibat serangan jantung.

Penyakit jantung atau kardiovaskular menjadi salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian. Diperkirakan, setiap dua detik satu orang meninggal karena penyakit ini. Itu dikarenakan penyakit jantung sangat erat dengan ketepatan waktu, jika terlambat maka fatal akibatnya.

Dokter ahli jantung dan pembuluh darah Rumah Sakit Pusat Pertamina dr Hengkie F. Lasanudin, SpJP(K), FIHA mengatakan, dalam 4 atau 6 jam seseorang mengalami serangan jantung, sudah 80 persen otot rusak. Dua jam selanjutnya terjadi sedikit penurunan.

Karena itu, dalam rentang waktu tersebut serangan jantung harus sudah tertangani jika ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Meski, serangan jantung masih bisa terselamatkan dalam waktu 12 jam, hanya saja hasilnya tidak sebesar bila ditangani dalam waktu di bawah 6 jam.

Karena waktu menjadi sangat penting, maka deteksi penyakit jantung harus dilakukan. Seringkali orang keliru mengenali gejala serangan jantung sehingga penanganannya menjadi terlambat.

Nyeri di dada sering dikaitkan dengan tanda serangan jantung. Menurut Hengkie, gejala nyeri itu bisa dikenali dengan melihat di mana nyeri timbul dan gejala penyertanya.

"Pertama, nyeri itu letaknya di dada, di mana saja tapi lebih ke bagian kiri atau tengah. Sering dalam beberapa kasus serangan nyerinya di sisi bawah, mirip nyeri lambung," kata Hengkie dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Karena nyeri ini bisa samar dengan sakit ulu hati, Hengkie mengingatkan, beberapa kali pasien datang ke dokter untuk berobat sakit maag tapi pada akhirnya meninggal karena serangan jantung. Selain itu, waspada pula dengan nyeri di punggung karena itu yang sangat khas pada serangan jantung.

Kemudian, nyeri yang dirasakan juga bisa menyerupai himpitan benda berat. Masyarakat awam sering sekali menyebutnya dengan istilah angin duduk di mana tidak terlihat ada apapun tapi merasakan nyeri di dada.

Pada penyakit jantung, nyeri di dada ini bisa menjalar ke lengan, punggung, atau bahu, atau bagian atas tubuh. Tapi, jika nyeri menjalar ke bagian bawah tubuh seperti kaki, bisa dipastikan itu bukan serangan jantung. Lalu, ada tambahan gejala sesak napas, jantung berdebar, keringat dingin dan mual muntah.

Jika curiga itu adalah serangan jantung, hal pertama yang harus dilakukan adalah segera mencari pertolongan ke klinik terdekat yang memiliki fasilitas EKG.

(viva.co.id)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ciri-ciri Serangan Jantung yang Sebabkan Kematian Didi Kempot