Berita Viral dan TerUpdate

Friday

TERBAIK, Sulawesi Utara Sudah Seminggu Tak Terjadi Penambahan Pasien Virus Corona

TERBAIK, Sulawesi Utara Sudah Seminggu Tak Terjadi Penambahan Pasien Virus Corona 

TERBAIK, Sulawesi Utara Sudah Seminggu Tak Terjadi Penambahan Pasien Virus Corona


Sulawesi Utara menunjukan tren baik dalam mengatasi penyebaran virus corona.

Tercatat sudah satu minggu, tidak terjadi penambahan pasien virus corona.

Hal tersebut berdasarkan data sebaran terkini yang diinformasikan pemerintah pusat, Kamis 7 Mei 2020.

Data informasi menunjukan jika sulawesi utara masih dengan 45 orang yang terkonfirmasi.

Rinciannya yaitu, 45 pasien terkonfirmasi, sembuh 17 orang, dan meninggal 4 orang.

Tribunmanado masih menunggu penjelasan tambahan dari satgas covid-19 Sulut.

Secara Nasional Bertambah 338 Kasus

Pemerintah menyampaikan, masih ada penularan virus corona di Indonesia yang menyebabkan kasus Covid-19 kembali bertambah.

Hingga Kamis (7/5/2020) pukul 12.00 WIB, data pemerintah memperlihatkan bahwa ada 338 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, ada12.776 kasus Covid-19 di Indonesia sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.
"Sehingga secara akumulatif ada 12.776 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Kamis sore.

Sementara itu, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 354 kabupaten/ kota yang berada di 34 provinsi.

Data pemerintah juga menyatakan bahwa ada penambahan 64 pasien Covid-19 yang  dinyatakan sembuh.

Mereka sudah dinyatakan negatif virus corona setelah dua kali menjalani pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Total pasien yang sudah dinyatakan sembuh kini berjumlah 2.381 orang.

Namun, masih ada kabar duka dengan masih tercatatnya pasien Covid-19 yang meninggal dalam kurun waktu 6-7 Mei 2020.

Ada penambahan 35 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam sehari.

"Sehingga (total) menjadi 930 orang," ujar Yurianto.

Jokowi Minta Berdamai dengan Virus Corona

Pernyataan terbaru Presiden Jokowi terkait pencegahan virus corona atau covid 19 di Indonesia.
Yang terbaru, Presiden Jokowi mengajak masyarakatnya berdamai dengan Virus Corona.

Padahal sebelumnya Jokowi memilih opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk mencegah penularan covid-19, dibanding lockdown atau karantina wilayah.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengatakan, pemerintah terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi covid-19 akan segera menurun.

Selama wabah masih terus ada, Jokowi meminta seluruh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan covid-19 untuk beberapa waktu ke depan," katanya di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis (7/5/2020).

Ia juga mengatakan, beberapa ahli menyebut ada kemungkinan kasus pasien positif covid-19 menurun angkanya.

Tetapi, ketika kasusnya sudah turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif.

"Ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya," kata Jokowi.

Masyarakat dipersilakan beraktivitas secara terbatas, tetapi harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan.

Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan," katanya.

"Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur," tandasnya.


Sumber tribunnews.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : TERBAIK, Sulawesi Utara Sudah Seminggu Tak Terjadi Penambahan Pasien Virus Corona