Berita Viral dan TerUpdate

Friday

VIRAL Curhat Mahasiswi Hamil Duluan, 9 Bulan Tak Ada yang Tahu, Pacar Masih SMA, Nasib Kini Terkuak

VIRAL Curhat Mahasiswi Hamil Duluan, 9 Bulan Tak Ada yang Tahu, Pacar Masih SMA, Nasib Kini Terkuak

VIRAL Curhat Mahasiswi Hamil Duluan, 9 Bulan Tak Ada yang Tahu, Pacar Masih SMA, Nasib Kini Terkuak


Sebuah curhatan mahasiswi hamil duluan tengah viral di media sosial.

Mahasiswi itu hamil 9 bulan tanpa diketahui orang.

Belum lagi, mahasiswi itu hamil karena berhubungan dengan pacarnya yang masih kelas 2 SMA.

Nasibnya dan sang anak pun kini terkuak.

Simak cerita lengkapnya yang bisa menjadi pelajaran.

Melansir dari TribunStyle ( grup TribunJatim.com ), cerita ini dibagikan oleh akun Twitter bernama @kocheeeeeeeng.

Akun itu membuat sebuah thread tentang nasib seorang gadis yang hamil duluan dan di luar nikah, Senin (11/5/2020).

@kocheeeeeeeng bercerita bahwa ia adalah seorang mahasiswi yang dihamili pacarnya yang masih SMA.

Tujuannya membagikan pengalaman kelam itu adalah agar orang lain tidak mengikuti jejak @kocheeeeeeeng yang salah.

Berikut curhatannya.

"Aku hamil di luar nikah.

Mengandung 9 bulan 10 hari tanpa ada satupun orang yang tau, bahkan keluargaku yang serumah.

Tujuanku bikin thread ini semata2 supaya menjadi pembelajaran bagi yang lain.

Biar gak ada lagi yang ngalamin kaya aku, gak ada lagi yg terjerumus ke dunia sex sebelum waktunya.

Dan bagi yang sudah terlanjur masuk ke dunia haram ini, safety can be fun guys! Please pake pengaman.

Tahun 2015 lalu, aku pacaran sama cowok. Sebut aja namanya Angga.

Selisih umur kita 3 tahun, lebih tua aku

Waktu itu dia masih sekolah kelas 2 SMA, dan aku kuliah semester 5.

Kita jalanin hubungan ini kurang lebih 2 tahun.

Selama 2 tahun pacaran kita gapernah saling kenalin diri ke orang tua masing2. Dia gapernah ke rumah aku, ataupun sebaliknya.

Ya karna emang tujuannya cuma sekedar pacaran ala anak muda, bukan yang serius gitu.

Ilustrasi hamil (Drug Center)

Semua baik2 saja, berjalan normal seperti hubungan muda mudi pada umumnya.

Kami pasangan yang bisa dibilang jarang ketemu, jarang main bareng.

Paling kalau ketemu kita makan nongkrong, terus pulang.

Tapi, ada kalanya kami sengaja ketemu untuk melakukan "itu". Ya, HS.

Kami tidak merasa tabu akan hal itu, karna kami sudah pernah melakukannya dengan mantan kami masing2. Hehehe

Selama 2 tahun pacaran, mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali kami HS.

Hanya 5 kali dalam 2 tahun. Termasuk jarang ya.

Aku akui ini salah, sangat tidak baik untuk di tiru

Terlebih aku anak perempuan yang sangat disayang oleh orang tuaku. Mereka berharap suatu saat aku bisa membuat mereka bangga. Tapi yang kulakukan sebaliknya.

Setiap kami HS, kami tidak pernah pakai pengaman/kondom. Goblok memang

Setelah HS yang ke 5 ini aku telat menstruasi. Aku tipe cewek yang jadwal mens nya selalu tepat.

Aku langsung kasih kabar Angga kalau aku telat. Respon dia? Masih santaaai
"Gak mungkin kenapa2, tunggu aja mungkin mundur"

Jawabnya yang berusaha menenangkanku yang tidak akan bisa tenang.

Kita memutuskan untuk menunggu bulan itu datang. Dan sudah terlambat 2 minggu bulan itu tetap tidak datang

Fix, harus di cek pakai testpack ini
Akhirnya Angga beliin testpack buat aku, kita ketemu kasih itu testpack. Dan berencana tes besok pagi."

Singkat cerita, @kocheeeeeeeng akhirnya positif hamil.

Ia sempat merasa panik dan berusaha menggugurkan kandungan itu.

Namun meski sudah berusaha keras, anak itu tetap bertahan.

@kocheeeeeeeng akhirnya menyerah dan mulai merawat kehamilannya.

Tak ada satupun keluarga yang tahu kondisi ini.

Hingga di usia kehamilan 9 bulan, tiba waktunya melahirkan.

Wanita itu bersama Angga memutuskan untuk bertemu keluarga Angga.

Beruntunglah keluarga Angga mau menerima kabar tersebut dengan tenang dan membantunya dalam proses melahirkan.

Setelah melahirkan, akhirnya wanita itu mengizinkan Angga untuk memberitahu keluarganya terkait kondisinya saat ini.

"Katanya Ibu langsung shock, langsung nangis teriak-teriak. Katanya Ibu gak bisa ngomong apa-apa cuma bisa nangis. Aku ikut nangis pas diceritain kejadian itu," tulisnya.

Di akhir ceritanya, perempuan ini menitipkan pesan bagi pasangan muda yang belum menikah agar tidak melakukan hubungan intim sebelum waktunya.

"Apa yang terjadi di masa lalu harus dijadikan pembelajaran. Yang jelas : bagaimana jalan hidup kita kedepan, kita sendirilah yang menentukan!"

"Berfikir panjang sebelum melakukan sesuatu itu PERLU. Jangan karna enak se titik, susahnya seumur hidup."

"Pesanku untuk muda mudi diluar sana, meskipun ini terdengar klise tapi baiknya kalian jauhi dunia sex sebelum waktunya. Tunggu lah sampai kalian resmi nikah," jelasnya.

Kepada Tribunnews ( grup TribunJatim.com ), pemilik akun mengaku saat ini kehidupannya sudah kembali normal, dan sang anak telah menjadi cucu kesayangan kakek dan neneknya.

"Kondisi saya saat ini baik-baik saja, semua sudah kembali normal," kata pemilik akun @kocheeeeeeeng, dikutip TribunJatim.com, Jumat (15/5/2020).

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjebak dalam Kondisi Hamil di Luar Nikah?

Dilansir dari TribunBali ( grup TribunJatim.com ), berikut penuturan Psikolog Klinis dari Denpasar Mental Health Care (DMHC), Nena Mawar Sari, S.Psi., Psikolog C.Ht.

1. Menerima Keadaan


Hal pertama yang harus Anda lakukan saat terjebak dengan kehamilan tak diinginkan yakni menerima keadaan.

''Silahkan marah, sedih. Ungkapkan rasa kekeceeaan Anda semua karena hal ini membantu Anda melewati suasana hati yang buruk,'' kata perempuan keluarga Denpasar ini.

2. Dont Blame Yourself

Kurangi menyalahkan diri dan mulai berfikir hal apa yang dapat dilakukan dan berpikirlah bertanggung jawab.


3. Konsultasi


Mulailah berani untuk terbuka mengungkap hal ini kepada keluarga. Keluarga sangat berperan disini agar sang anak bisa tenang menghadapi masalahnha. Kalau masih takut ajak mediator agar tidak sendirian menghadapi masalah ini.

4. Jaga Kesehatan

Bagaimanapun jangan abaikan kesehatan. Dengan kondisi sehat tentu lebih memiliki energi untuk berpikir jernih

5. Berdoa


Berdoa agar diberi jalan keluar terbaik bagi semua pihak.

6. Hubungi Tenaga Pendamping Psikis

Hubungi tenaga profesional yakni psikolog atau konselor di bidang kesehatan mental jika ada keluhan psikis yang tidak mungkin dapat Anda tangani sendiri.

Terlepas dari semua itu, Nena mengajak Anda untuk kembali berpikir ulang sebelum melakukan seks di luar nikah, karena menjadi orang tua merupakan tugas besar dan setiap bayi yanf lahir memiliki hak untuk hidup.

''Jika belum siap untuk menjadi orang tua cobalah bertanggung jawab untuk diri sendiri terlebih dahulu dengan menjauhi seks bebas dan lebih mendekatkan diri kepada keluarga dan agama,'' saran Alumnus Universitas Wisnuwardhana Malang ini.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Viral di Twitter Nasib Mahasiswi Curhat Hamil di Luar Nikah, Padahal Pacarnya Masih Kelas 2 SMA dan tribun-bali.com dengan judul Begini Saran Psikolog Jika Anda Terjebak Dalam Kondisi Hamil Diluar Nikah.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : VIRAL Curhat Mahasiswi Hamil Duluan, 9 Bulan Tak Ada yang Tahu, Pacar Masih SMA, Nasib Kini Terkuak