Berita Viral dan TerUpdate

Monday

Ingat Lisa, Wanita Korban Siraman Air Keras Suami? 16 Tahun Berlalu, Kini Sukses di Bisnis Perhiasan

Ingat Lisa, Wanita Korban Siraman Air Keras Suami? 16 Tahun Berlalu, Kini Sukses di Bisnis Perhiasan

http://www.inivirals.xyz/2020/06/ingat-lisa-wanita-korban-siraman-air.html


Masih ingat Lisa? Wanita yang disiram air keras oleh suaminya hingga harus jalani transplantasi wajah. Kini wanita bernama asli Siti Nur Jazilah tersebut tengah merintis bisnis perhiasan. Seperti apa?

Dalam beberapa waktu terakhir publik tengah dihebohkan oleh tuntutan hukuman bagi terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK tersebut dituntut hukuman 1 tahun penjara.

Tak sedikit warganet yang merasa hukuman tersebut tak sepadan dengan apa yang telah dialami Novel Baswedan.

Apabila berbicara mengenai air keras, publik Indonesia sebenarnya juga sempat heboh saat Siti Nur Jazilah atau Lisa menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tanga (KDRT)

Pada tahun 2004, wajah Lisa rusak parah akibat disiram air keras oleh suaminya sendiri yang bernama Mulyono.

Kasus tersebut bahkan baru terungkap 2 tahun setelahnya.
Siti Nur Jazilah alias Lisa setelah 17 kali operasi (KOMPAS.com/Unoviana Kartika S)

Lisa pun harus menjalani perawatan selama 7 tahun lamanya di RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Wanita asal Malang itu juga menjalani 17 kali operasi rekonstruksi wajah.

Kini Lisa telah bangkit dan mulai menata masa depan lewat bisnis perhiasan handmade.

Seperti apakah potretnya kini?

Berikut ini beberapa potret Siti Nur Jazilah alias Lisa:

1. Bisnis perhiasan
Siti Nur Jazilah alias Lisa memiliki bisnis perhiasan (Unggahan Instagram @sitinasyiah)

Pada 5 Februari 2014, Lisa diperkenankan pulang setelah tujuh tahun dirawat.

Tak ingin berpangku tangan, Lisa pun mulai bergerak membuat sesuatu.

Sebelum terjadinya insiden, Lisa memang telah menjadi sosok wanita yang mandiri.

Dia sudah bekerja sejak muda untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Ia pun kini merintis usaha perhiasan handmade.

Lewat akun Instagram @lisa_jewellry_handmade, Lisa juga memperlihatkan produk jualannya.

2. Diminati banyak orang
Bisnis perhiasan Siti Nur Jazilah alias Lisa banyak diminati (Instagram @lisa_jewellry_handmade)

Berkat keuletan dan ketekunan, produk-produk Lisa pun banyak diminati oleh banyak orang.

Bukan hanya masyarakat biasa melainkan juga beberapa tokoh.

3. Bersama istri Saifullah Yusuf
Siti Nur Jazilah alias Lisa bersama Fatma Yusuf (nakita.grid.id)

Tak hanya Anne Avantie, istri Saifullah Yusuf, Fatma Yusuf juga sempat berfoto bersama Lisa.

Mereka terlihat anggun dengan kebaya pilihan masing-masing.

4. Bersama Anne Avantie
Siti Nur Jazilah alias Lisa bersama Anne Avantie (Instagram @lisa_jewellry_handmade)

Lisa sempat membagikan foto kebersamaanya bersama designer kondang Anne Avantie.

Wanita berusia 36 tahun itu tampak memesona dengan balutan kebaya bernuansa pink.

Rambut yang disanggul dan make up yang tidak berlebihan semakin menyempurnakan penampilan Lisa.

5. Event seminar
Siti Nur Jazilah alias Lisa saat event seminar (Instagram @lisa_jewellry_handmade)

Lisa juga sempat menghadiri event seminar di Bali.

Pada foto di atas, Lisa terlihat menawan dengan dress batik.

Rambut lurusnya pun dibiarkan tergerai sehingga menambah anggun penampilan.

Sinyal Tangan untuk Minta Tolong Saat Alami KDRT

KDRT yang dialami Lisa sebenarnya bisa terjadi kepada siapa saja.

Bahkan kabarnya, situasi pandemi ini membuat perempuan makin rentan mengalami KDRT.

 Lalu, bagaimana jika menjadi korban KDRT?

Meminta bantuan pada orang lain tentunya tak semudah itu jika kita menjadi korban KDRT.

Namun di minggu kedua bulan Juni 2020 ini, tiba-tiba beredar sebuah petunjuk untuk minta bantuan bagi korban KDRT.
Ilustrasi KDRT (Net)

Pesan tersebut viral di sosial media.

Banyak orang dan infulencer serta selebriti yang membagikan panduan meminta tolong bagi korban KDRT.

Lalu bagaimana cara memberikan sinyal tangan untuk minta bantuan jika kamu adalah korban KDRT?

Akun Instagram @lbhapik.jakarta membagikan cara minta tolong lewat sinyal tangan.

"Sinyal tangan apabila mengalami kekerasan di rumah:

Gunakan sinyal ini untuk meminta bantuan pada saat video call dengan teman/ saudara, tanpa meninggalkan jejak digital.

Apabila kalian melihat sinyal ini, baca caption untuk mengetahui cara membantu/ mengakses bantuan," tertulis sebuah keterangan dalam foto tersebut.
Sinyal tangan bila mengalami kekerasan di rumah (Instagram/ lbhapik.jakarta)

Buat angka empat dengan tangan, lalu tangkupkan keempat jari menutupi jempol.

"ALERTA!!!

Kita tahu rumah TIDAK selalu menjadi tempat aman untuk Kita semua.

Jika kamu adalah korban kekerasan di rumah dan merasa takut atau kesulitan meminta bantuan karena berada dalam pengawasan pelaku dan kamu membutuhkan bantuan mendesak, pelajari dan gunakan sinyal tangan ini saat melakukan video call dengan teman/saudara," tulis @lbhapik.jakarta di kolom caption.

Hal ini berlaku juga untuk orang yang mendapat sinyal tangan ini.

Segeralah minta bantuan ke LBH terdekat.

"Jika kamu melihat teman/saudara kamu menggunakan sinyal ini, segera hubungi penyedia layanan terdekat untuk melaporkan dan mengakses bantuan hukum/evakuasi ke rumah aman

Hotline LBH Apik : 081388822669 (WA only) / PengaduanLBHAPIK@gmail.com

Hotline P2TP2A: 081317617622

Yayasan Pulih : 08118436633

KPPA : 021 1500771

Salam,

Koalisi Ruang Publik Aman (Dear Catcallers, Jakarta Feminist, Lentera Sintas Indonesia, Hollaback! Jakarta, perEMPUan)," lanjut @lbhapik.jakarta .

Selain itu, ada pula video yang menunjukkan seorang wanita mempraktikan sinyal tangan minta bantuan ini.

Tampak dalam video tersebut, seorang wanita sedang melakukan video call.

Awalnya ia bicara seperti biasa.

Tiba-tiba tangannya mulai bergerak perlahan ke rambutnya.

Lalu ia menurunkannya.

Tangannya berhenti di dekat wajah dan mulai membentuk angka empat.

Ia kemudian melipat keempat jarinya.
Video sinyal tangan minta bantuan bagi korban KDRT (Instagram/ lbhapik.jakarta)

Hal ini telah disepakati sebagai sinyal tangan minta bantuan jika jadi korban KDRT.

Sinyal ini penting dilakukan karena pelaku KDRT seringkali mengawasi korban.

Seperti dalam video tersebut, tampak orang lain mondar-mandir di belakang wanita yang tengah melakukan video call.

Nah itu tadi sinyal tangan untuk minta bantuan jika terjadi KDRT.

Berikan sinyal tangan ini untuk minta bantuan pada orang yang kamu ajak bicara di video call.

Sinyal tangan ini disebut-sebut tak akan meninggalkan jejak digital.

Dengan sinyal tangan, pelaku yang serumah denganmu juga tak akan menyadari jika kamu minta bantuan pada orang lain.

Dan bagi kamu yang mendapat sinyal ini, kamu bisa menghubungi LBH terdekat.

(TribunStyle.com/ Febri / Suli Hanna)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ingat Lisa, Wanita Korban Siraman Air Keras Suami? 16 Tahun Berlalu, Kini Sukses di Bisnis Perhiasan