Berita Viral dan TerUpdate

Sunday

Kasus Baru, Jenazah PDP Corona Hilang Dicuri, Warga Geger, Berikut Kronologinya

Kasus Baru, Jenazah PDP Corona Hilang Dicuri, Warga Geger, Berikut Kronologinya

Kasus Baru, Jenazah PDP Corona Hilang Dicuri, Warga Geger, Berikut Kronologinya



Warga Mejerite, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Komodo, NTT digegerkan dengan terbongkarnya makam seorang PDP corona.

Wabah corona di Indonesia memang belum menunjukkan penurunan.

Bahkan, di beberapa daerah angka kasus Covid-19 masih terus bertambah.

Tak sedikit pula pasien yang berstatus PDP meninggal dunia.
t
prosesi pemakaman korban Covid-19 (Facebook)

Kini, pemerintah mulai menyediakan makam khusus bagi pasien Covid-19 yang wafat.

Namun, peristiwa aneh justru terjadi di Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Jasad makam PDP corona tampak terbongkar.

Mengejutkannya, tak cuma dibongkar, jenazah PDP corona tersebut juga menghilang.

Pihak berwajib pun berusaha menelusuri ke mana jenazah tersebut dibawa.

Berikut kronologi selengkapnya hilangnya jenazah PDP Covid-19 dari makamnya.

Jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dimakamkan di Mejerite, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), hilang.

Pelaksana Harian Sektetaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Barat Ismail Surdi mengatakan, jasad PDP itu berinisial FN yang merupakan warga Desa Orong, Kecamatan Welak, Manggarai Barat.

"Kami belum tahu siapa yang membongkar makam dan mengambil jasadnya," ungkap Ismail saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (8/6/2020) pagi.

Jenazah FN dilaporkan hilang pada Sabtu (30/5/2020).

Di lokasi pemakaman milik pemerintah itu juga dikuburkan tiga jenazah PDP lainnya yang masih aman.

"Saat ini kami sedang telusuri kapan ambilnya, siapa yang ambil dan di mana keberadaannya sekarang.

Nanti hasilnya akan kami informasikan," ujar dia.

150 Orang Ambil Paksa Jenazah PDP Corona

Lagi-lagi kasus pengambilan paksa jenazah PDP virus corona oleh pihak keluarga.

Bahkan membawa 150 orang untuk mengambil jenazah yang ada di RS Stellamaris Makassar.

Barikade aparat juga dibuat kewalahan dengan banyaknya massa yang menerobos masuk.

Pengambilan paksa dan membawa kabur jenazah dari rumah sakit kembali terjadi. Kali ini, terjadi di RS Stellamaris Makassar.

Sekitar 150 orang tiba-tiba datang mengambil paksa jenazah yang berstatus PDP, Minggu (7/6/2020) malam.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri sempat menghalau massa. Sempat terjadi aksi dorong dengan aparat dan masyakarat dari rumah sakit.

Dengan membawa jenazah berstatus PDP dengan tandu tertutup kain sarung, masyarakat tetap menerobos berikade aparat berseragam TNI dan Polri menggunakan tameng.

Setelah berhasil menerobos berikade aparat, massa berjalan kaki membawa jenazah dengan menggunakan tandu hingga ke Jalan Lamaddukelleng yang berjarak sekitar 500 meter.

Aparat pun kewalahan menghadapi massa yang banyak, hingga akhirnya jenazah berhasil dibawa kabur.

Kepala Polsekta Ujungpandang, Kompol Wahyu Basuki yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Dia mengaku, kewalahan menghadapi massa yang tidak seimbang dengan aparat yang telah berjaga di RS Stellamaris.

“Kami kewalahan yang menghadapi massa yang banyak. Kita tetap berusaha mengalau dan mencegatnya, namun kekuatan tidak imbang hingga akhirnya jenazah berhasil dibawa pergi.

Jenazah yang diambil berjenis kelamin perempuan berusia kisaran 50 tahun lebih dengan status PDP yang menjalani perawatan di RS Stellamaris,” katanya.

Artikel Asli
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kasus Baru, Jenazah PDP Corona Hilang Dicuri, Warga Geger, Berikut Kronologinya