Berita Viral dan TerUpdate

Sunday

Pelanggan Rela Antre 5 Jam, Bakso Lobster yang Viral di Bekasi Dihargai Rp 30 Ribu

Pelanggan Rela Antre 5 Jam, Bakso Lobster yang Viral di Bekasi Dihargai Rp 30 Ribu

 
Pelanggan Rela Antre 5 Jam, Bakso Lobster yang Viral di Bekasi Dihargai Rp 30 Ribu


Bakso lobster di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat viral di berbagai media sosial.

Bakso lobster tersebut menjadi buruan pecinta kuliner, baik di dalam maupun luar daerah Bekasi.

Tidak hanya menciptakan inovasi baru, bakso lobster ini menjadi perbincangan publik karena harganya yang cukup murah.

Pasalnya, harga yang dibanderol untuk bakso ini mulai Rp 30 ribu.

Bakso Lobster Permata ini memiliki beberapa pilihan menu yakni, bakso ukuran S, M, L, Jumbo, Giant, Super Giant, hingga King Lobster.

Ilustrasi bakso lobster.

Harga termurah ukuran S yakni Rp 30 ribu, sedangkan termahal itu King Lobster seharga Rp 200 ribu.

Bahkan, sang pemilik Bakso ini mengaku sehari bisa menjual 500 hingga 1.000 porsi.
Sempat dituduh palsu

Diketahui, Bakso Lobster Permata yang berlokasi Perumahan Permata Regensi Jalan Bosih, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi itu, sempat dituduh menggunakan lobster plastik.

Arief Rianggowo, pemilik Bakso Lobster Permata, menegaskan tuduhan itu keliru.

Bakso lobster yang dijualnya asli dan masih segar dari petani atau nelayannya langsung.

Ia mendapatkan suplai lobster itu dari petani lobster di kawasan Cilacap, Sukabumi, Cianjur, Lampung, dan ada juga dari Karawang.

"Bener boleh dicek kenyataannya, cicip saja."

"Semua lobster itu fresh, jadi kita bukan lobster yang sudah beberapa hari dipanen, tadi baru dipanen langsung," beber Arief.



Kenapa harga jual bakso lobster bisa murah?

Arief menjelaskan, karena ia memesan lobster tersebut langsung dari sejumlah petani lobster dalam jumlah banyak.

Ia bisa memesan satu kuintal lobster dari berbagai daerah tersebut, dalam satu kali pesan.

Banyaknya pembeli, Arief meyakini stok lobster aman.

Menurut Arief, saat Covid-19 ini, ekspor lobster ditutup sehingga stok lobster untuk pasokan pedagang di Indonesia melimpah.

"Lobster memang mahal, waktu kemarin ada Covid-19, itu ekspor lobster ditutup ke Cina, Korea, Jepang."

"Sehingga stok dalam negeri kan melimpah, mereka dijual murah ketimbang lama-lama busuk."

"Karena kita menggunakan peluang itu lah dengan harga murah. Kita tentunya jualnya relatif murah," terangnya.

Bakso lobster ini seperti pada umumnya bakso. Namun, baksonya berisi lobster.

Agar bakso lobster enak, kuncinya bahan baku lobsternya harus segera, jangan yang sudah lama dipanen.

"Kalau bumbu-bumbunya belajar dari kakak saya yang sebagai chef di kapal pesiar sama hotel-hotel bintang lima."

"Saya juga padukan dari sejumlah rasa ciri khas bakso terkenal kayak bakso Solo, Wonogiri, dan lainnya," tuturnya.
Tak menyangka viral

Setelah didatangi oleh seorang Youtuber, Arief mengaku tak pernah kepikiran baksonya akan viral.

Ia juga kaget dengan respon masyarakat yang rela antre untuk makan baksonya.

"Enggak nyangka ya bisa ramai gini, puncak ramainya itu setelah didatangi YouTuber gitu," akunyanya.

Warung Bakso Lobster Pertama terlihat ramai pembeli pada Jumat (10/7/2020).

Para pembeli yang datang pun rela antre ukup panjang hingga ke pinggir gerai yang telah dibatasi oleh tali rafia.

Area perumahan itu mendadak selalu ramai dan macet.

Apalagi, deretan motor maupun mobil terparkir di sepanjang jalan perumahan tersebut.

Arief terlihat tenang dalam melayani pembeli yang cukup banyak itu, baru siang hari stok bakso lobsternya sudah habis.

Dengan speaker corong, Arief memberi penjelasan bakso lobster itu tengah diambil kembali.

"Lagi diambil lagi, tunggu sekitar 10-15 menit ya," ucapnya.

Arief memiliki dua pegawai perempuan untuk membantu melayaninya.

Satu pegawai mempersiapkan kuah, dan satu lagi baksonya.

Arief sebagai pemilik juga ikut langsung dalam melayani pembeli.

Para pembeli dibatasi minimal empat porsi satu kali antrean.

Kata Arief, itu agar semua dapat terlayani dan rata kebagian bakso lobsternya yang lagi viral tersebut.

Di sela menungu, aroma uap kuah bakso itu cukup tercium dan menggoda selera.

Sontak para pengunjung pun semakin tak sabaran agar dapat mencicipi bakso lobster itu.

Lalu datanglah dua anak yang membawa keranjang besar.

'Permisi, permisi ibu bapak," ucapnya.

Kedatangan dua anak itu disambut tepuk tangan para pembeli yang sedari tadi menunggu pesanannya.

Arief pun langsung memanggil pembeli nomor antrean 46, lalu bertahap satu per satu untuk mengambil pesanan bakso lobsternya.

"Alhamdulillah, lumayan dah dari pagi. 4 jam nunggu," seloroh salah satu pembeli


Rata-rata pembeli menunggu antrean mulai tiga jam, bahkan ada yang lima jam.

Para pembeli juga datang dari berbagai daerah, mulai dari sekitar Bekasi seperti Kranji Kota Bekasi, Cibubur, Jakarta Selatan, hingga luar daerah seperti Indramayu.

Sulistianingsias (60), warga Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, sengaja datang bersama keempat temannya ke gerai bakso lobster ini.

Ia penasaran akan bakso lobster yang tengah viral tersebut.

Apalagi, Tias, sapaannya, merupakan penggemar bakso.

"Tahu viral di YouTube, sama di TV kan sudah ada. Ya penasaran aja mau coba rasanya," tuturnya.

Tias datang ke gerai itu sekitar pukul 11.00 WIB. Ia baru mendapatkan bakso lobster itu sekitar pukul 15.30 WIB.

Tias memesan empat porsi, dua ukuran S, satu M, dan satu lagi Jumbo.

Terkait harga ia tak mempermasalahkan, sebab harga lobster juga mahal.

"Tapi segini si murah ya harganya, tadi totalnya Rp 175 ribu, harga S kan Rp 30 ribu, M Rp 40 ribu dan Jumbo Rp 75 ribu," paparnya.

Saat kembali ditanya alasannya rela antre berjam-jam, Tias hanya menjawab karena rasa penasarannya yang tinggi.

"Capek mah capek ya, tapi penasaran aja. Nanggung juga sudah jauh-jauh sampai sini kalau enggak beli mah," jelasnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com/Wahyu)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pelanggan Rela Antre 5 Jam, Bakso Lobster yang Viral di Bekasi Dihargai Rp 30 Ribu