Berita Viral dan TerUpdate

Thursday

Belum Dapat BLT Pekerja Swasta? Cek Dulu Persyaratannya di Sini, Bisa Jadi Anda Tak Masuk Kriteria

Belum Dapat BLT Pekerja Swasta? Cek Dulu Persyaratannya di Sini, Bisa Jadi Anda Tak Masuk Kriteria

Belum Dapat BLT Pekerja Swasta? Cek Dulu Persyaratannya di Sini, Bisa Jadi Anda Tak Masuk Kriteria


Sejumlah pekerja swasta sudah mendapatkan bantuan langsung tunai atau BLT Rp 600 ribu dari pemerintah.

Setelah sebelumnya sempat ditunda, program subsidi gaji itu akhirnya diluncurkan Presiden Jokowi pada Kamis (27/8/2020).

Seperti diketahui, uang bantuan Rp 600 ribu tersebut ditransfer ke masing-masing rekening pekerja swasta.

"(Bantuan) akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” ujar kata Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya, beberapa waktu lalu dikutip TribunJabar.id dari Tribunnews.com.

Menteri BUMN Erick Thohir usai laporan kepada Menkopolhukam Mahfud MD di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019). (KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)

Dalam sekali pencairan, jumlah yang diberikan adalah dua kali pembayaran, sebesar Rp 1,2 juta.

Adapun totalnya, pekerja swasta akan mendapatkan Rp 2,4 juta.

Pasalnya, bantuan itu diberikan selama empat bulan, yang mana satu bulannya mendapatkan Rp 600 ribu.

Kendati begitu, pada Kamis kemarin, belum semua pekerja swasta mendapatkan BLT tersebut.

Saat cek rekening masing-maisng, ada yang belum mendapatkan transferan uang itu.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah sempat mengatakan, pencairan bantuan itu memang akan dilakukan bertahap.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jabar, Minggu (9/8). (Tribun Jabar/Syarif Abdussalam)

Tahap pertama, bantuan hanya bakal disalurkan kepada 2,5 juta pekerja yang tervalidasi datanya.

Adapun total penerima bantuan ini adalah 15,7 juta pekerja.

Jadi, penyaluran bantuan akan dituntaskan hingga September 2020 nanti.

Menaker berharap, tiap pekannya BPJamsostek (BPJS Ketenagakerjaan) menyerahkan data serta nomor rekening para pekerja penerima subsidi gaji sebanyak 15,7 juta kepada pemerintah secara bertahap.

Lalu, apa syarat pekerja dapat menerima bantuan subsidi upah/gaji dari pemerintah tersebut?


Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenake) Nomor 14 Tahun 2020 ada 7 kriteria, meliputi:

a. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK);

b. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

c. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan;

d. Pekerja/buruh penerima upah;

e. Memiliki rekening bank yang aktif;

f. Tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program Kartu Prakerja; dan

g. Menjadi peserta yang terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2020.

ilustrasi uang bantuan. (Pixabay)

Persyaratan

1. Karyawan Swasta

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penerima bantuan ini adalah warga yang berstatus sebagai karyawan atau pekerja swasta.

Diproritaskan, penerima bantuan ini adalah karyawan swasta yang masih aktif bekerja.

"Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN," kata Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya.

 

2. Gaji di Bawah Rp 5 Juta

Penerima bantuan adalah karyawan swasta yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta.

Angka gaji tersebut dilihat berdasarkan upah karyawan yang dilaporkan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.

3. Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Lebih lanjut lagi lagi, penerima bantuan adalah karyawan swasta bergaji di bawah Rp 5 juta yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja mengatakan, pemerintah menggunakan data yang tercatat di lembaganya.

Utoh berujar, pihaknya berusaha menyelesaikan pengumpulan data nomor rekening tersebut sebelum September.

"Diharapkan pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja ikut proaktif menyampaikan data nomor rekening dimaksud sesuai skema dan kriteria pemerintah," kata Utoh, Minggu (9/8/2020) seperti dikutip dari Kontan.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Belum Dapat BLT Pekerja Swasta? Cek Dulu Persyaratannya di Sini, Bisa Jadi Anda Tak Masuk Kriteria