Berita Viral dan TerUpdate

Wednesday

Buruan Cek Rekening, BSU Rp 600.000 untuk Karyawan Swasta Akan Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima

Buruan Cek Rekening, BSU Rp 600.000 untuk Karyawan Swasta Akan Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima

Buruan Cek Rekening, BSU Rp 600.000 untuk Karyawan Swasta Akan Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima


Buruan Cek Rekening, BSU Rp 600.000 untuk karyawan swasta akan segera cair. Simak juga cara cek nammau sebagai pennerima atau bukan.

Waktu pencairan BLT atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 600 ribu perbulan untuk karyawan swasta akhirnya terjawab.

Bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu akan diberikan selama empat bulan.

Adapun skema penyaluran bantuan tersebut dilakukan dua bulan sekaligus sebesar Rp 1,2 juta.

Diketahui bahwa bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu itu diberikan kepada para karyawan swasta yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta.



Selain itu, penerima subsidi gaji Rp 600 ribu adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Setidaknya ada 15,7 juta pekerja swasta yang nantinya akan mendapatkan bantuan subsidi gaji Rp 600 ribu itu.

Lalu kapan penyaluran bantuan tersebut dilakukan?

Kabar terbaru, pemerintah akan meluncukan program bantuan Rp 600 ribu itu pada Kamis (27/8/2020) besok.

Hal itu disampaikan langsung oleh Meneri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Dengan demikian bantuan tahap pertama itu segera disalurkan melalui rekening masing-masing pekerja.

"Insya Allah akan diagendakan launching bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah besok, Kamis 27 Agustus 2020 oleh Presiden RI," ujar Ida dalam rapat kerja besama Komisi IX DPR, Rabu (26/8/2020).

"Kementrian Ketenagakerjaan sedang menyiapkan administrasi untuk proses transfer bantuan tahap pertama," tambahnya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Penyaluran bantuan Rp 600 ribu itu memang dijadwalkan cair mulai akhir Agustus 2020.

Paling lambat, bantuan Rp 600 ribu itu cair pada 31 Agustus 2020.

Ida mengatakan bahwa Kementrian Ketenagakerjaan akan menyalurkan bantuan sekurang-kurangnya untuk 2,5 juta pekerja tiap minggunya.

"Kami rencakanakan akhir Agustus ini tahap pertama. Sekurang-kurangnya 2,5 juta per batch per minggunya akan kami lakukan," terangnya.

Langsung ditransfer

 Di samping itu, seperti diwartakan Kompas.com, Ida mengatakan bantuan akan ditransfer langsung dari rekening penyalur ke rekening penerima tanpa melalui perantara dari pihak Kemenaker.

"Uangnya pun langsung ditransfer dari bank penyalur ke penerima, tidak ada mampir kemana-mana. Kami hanya sebagai fasilitator saja, menyambungkan secara administratif," kata Ida dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Rabu (26/8/2020).

Menurut data yang dilaporkan Menaker, pemerintah menganggarkan Rp 37,87 triliun dengan target penerima 15.725.232 pekerja dalam program BSU.

Bantuan diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan.

Pekerja yang menerima bantuan adalah yang terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosal ketenagakerjaan BPJS.

Ilustrasi uang (Tribunnews.com)

Ida menjelaskan, sebanyak Rp 128,789 miliar dari total anggaran tersebut akan digunakan untuk biaya transfer antarbank kepada penerima yang tidak memiliki rekening himpunan bank milik negara (Himbara).

Namun, jika ternyata banyak pekerja yang memiliki rekening Himbara, sisa anggaran yang berlebih dipastikan kembali ke kas negara.

"Jadi kami tidak mensyaratkan Himbara, kalau disyaratkan nanti bisa lebih lama lagi harus buka account," ujarnya.

"Kalau ternyata yang sesuai banyak, uangnya akan dikembalikan ke kas negara. Jadi uangnya tidak bisa diapa-apakan oleh kami di Kemenaker," tegas Ida.




Ia pun mengatakan per 24 Agustus 2020, BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan 2,5 juta data pekerja calon penerima bantuan ke Kemenaker.

Menurut Ida, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap agar memudahkan pemantauan dan pengecekan.

Program BSU rencananya akan diluncurkan Kamis (27/8/2020) oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya kira ini untuk menajaga tertib administrasi karena kami masih harus mengecek ulang kesesuaian data yang sudah disampaikan kepada kami," tutur Ida.


Diketahui pemerintah telah menganggarkan dana Rp 37,87 triliun dengan target penerima 15.725.232 pekerja.

Ida pun berharap program BSU ini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan program ini benar-benar membantu, pertumbuhan ekonomi kita kembali normal, kemampuan daya beli teman-teman pekerja akan ada tambahan," ungkap Ida.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Buruan Cek Rekening, BSU Rp 600.000 untuk Karyawan Swasta Akan Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima