Berita Viral dan TerUpdate

Tuesday

CERITA Sebenarnya Mayat Gadis Kedip & Hidup Lagi, Kenyataan Dikuak Polisi, Penyakit Disoroti: Sesaat

CERITA Sebenarnya Mayat Gadis Kedip & Hidup Lagi, Kenyataan Dikuak Polisi, Penyakit Disoroti: Sesaat

CERITA Sebenarnya Mayat Gadis Kedip & Hidup Lagi, Kenyataan Dikuak Polisi, Penyakit Disoroti: Sesaat


Beredar kabar menghebohkan tentang mayat gadis muda 12 tahun yang hidup lagi saat sedang dimandikan.

Cerita sebenarnya mayat gadis 12 tahun itu berkedip akhirnya terkuak.

Polisi membongkar kenyataan di balik kabar heboh yang tidak masuk di akal manusia tersebut.

Pihak kepolisian menyoroti catatan medis dan penyakit yang diderita oleh sang gadis.

Mari kita simak fakta-fakta selengkapnya.  

Kejadian satu ini menggegerkan warga Desa Lambangkuning, Lumbang, Probolinggo, Jawa Timur.

Mereka dikagetkan dengan keadaan sebuah jenazah gadis berumur 12 tahun yang sudah meninggal, tiba-tiba hidup kembali di tengah prosesi pemandian jenazah.

SMW, Siswi Kelas VI SD sebelumnya sempat dirawat di RSUD dr Moh Saleh, bahkan telah dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di sana.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/8/2020), informasi terkait meninggalnya SMW telah dikonfirmasi oleh Plt Direktur RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo, dr Abraar Kuddah.

ILUSTRASI Mayat - Nasib Tragis Pria Kalimantan Dibunuh Mertua, Istri Ikut Kuburkan Jasad di Sawah (www.pratidintime.com)

Abraar mengatakan, SMW memang sempat dirawat namun sudah meninggal dunia sebelum dibawa pulang ke rumah duka.

Pantauan tim TribunJatim.com di lapangan, Selasa (18/8/2020), meskipun hidup kembali, SMW kembali meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan.

Kapolsek Lumbang AKP M Dugel menuturkan, SMW awalnya mengalami sakit kejang-kejang kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Lewat keterangan yang dikeluarkan, polisi mengungkap kenyataan soal hebohnya mayat tersebut hidup lagi.

Rumah duka gadis 12 tahun warga Desa Lambangkuning, Lumbang, Probolinggo yang sempat hidup kembali setelah dinyatakan meninggal. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Polisi menyinggung adanya catatan medis penyakit yang diderita si gadis.

"Jadi hari sabtu (15/8), sekira jam 03.00 WIB, yang bersangkutan mengalami kesakitan dan kejang-kejang,"

Setelah mengetahui anaknya kejang, orang tua membawa ke rumah sakit, hingga akhirnya diketahui penyakit yang diderita sang anak.

"Oleh orang tuanya dibawa ke rumah sakit Dr Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan perawatan dengan hasil pemeriksaan menderita diabetes yang cukup tinggi," kata Dugel, Selasa (18/8/2020).  

Kemudian SMW dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada Senin (17/8/2020) sekira pukul 06.00 WIB.

Selanjutnya, jasad SMW dibawa ke rumah duka untuk kemudian dikebumikan.

Namun saat dimandikan, jasad SMW tiba-tiba bergerak.

ilustrasi mayat wanita (Netralnews.com)

Mata SMW yang tertutup, terbuka disertai adanya detak jantung.

Keluarga hingga warga yang datang bertakziah gempar dan kaget menyaksikan kejadian tak biasa itu.

"Saat SMW dimandikan, keluarga terkejut melihat korban membuka mata dan matanya berkedip hidup lagi, itu sekira pukul 07.00 WIB," ucapnya.

Meskipun hidup kembali, kondisi SMW cukup lemah.

Ilustrasi jenazah (BBC)

Keluarga SMW segera menghubungi petugas medis Puskesmas Lumbang untuk memberikan perawatan kepada SMW.

SMW sempat diberikan oksigen oleh petugas, namun pada akhirnya nyawa SMW tidak bisa tertolong.

"Sempat diberi selang oksigen beberapa saat oleh petugas medis karena denyut jantung korban tidak bisa terdeteksi oleh alat medis serta tekanan darah 60," ucapnya.

"Jadi gak lama kemudian sekira jam 08.00 itu korban kembali dinyatakan meninggal," terang Kapolsek Lumbang.

Akhirnya jenazah SMW dikebumikan setelah sempat hidup kembali.

"Jam 09.00 WIB lah jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum setempat," jelasnya. (Tony Hermawan/TribunJatim.com)  

Kisah lain yang serupa pernah juga dialami oleh seorang wanita yang meninggal karena Covid-19 lalu dikabarkan hidup kembali.

Melansir dari Intisari ( grup TribunJatim.com ), kejadian ini dialami seorang wanita asal Guayaquil Ekuador.

Dinyatakan meninggal karena Covid-19 kemudian dikremasi, wanita ini ditemukan hidup kembali hingga membuat keluarganya terkejut.

Ilustrasi. (Tribunnews)

Menurut New York Post, dilaporkan pada 27 Maret wanita bernama Alba Maruri (74) dinyatakan meninggal dunia dan kemudian dokter mengumumkan dia akan dikremasi.

Sebelumnya Alba dilarikan ke rumah sakit di Guayaquil Ekuador pada Maret, setelah menunjukkan gejala epidemi Covid-19.

Dia mengalami demam tinggi dan sesak napas, lapor surat kabar El Comercio.

Para dokter mengatakan bahwa Alba dinyatakan meninggal dunia pada 27 Maret, dan memungkinkan mayatnya akan dikremasi.

Sementara itu, keluarganya juga sudah menerima jenazahnya, namun karena protokol kesehatan mereka hanya bisa memandangnya dari jarak 1,5 meter.

Setelah itu dikatakan bahwa jenazah Alba akan dikremasi.

James Morla, cucu Alba mengatakan, "Saya takut melihat wajah nenek saya, jadi kami hanya bisa melihatnya dari jarak 1,5 meter, saya memperhatikan jenazah nenek saya memang adalah dirinya."
 

Namun, beberapa minggu kemudian hal tak terduga terjadi, di mana Alba yang seharusnya sudah meninggal dan dikremasi medadak ditemukan hidup kembali.

Pada 23 April hampir sebulan setelah Alba dinyatakan meninggal, secara tak sadar terbangun dari koma.

Kemudian, Alba meminta untuk bertemu dengan keluarganya.

Menurut Reuters pada 24 April, melaporkan rumah sakit secara keliru telah salah mengidentifikasi Alba, karena dia dalam kondisi koma.

Sementara Jenazah orang yang sudah dikremasi ternyata bukanlah Alba.

Ilustrasi pemakaman yang dilakukan oleh keluarga sebelum dikremasi (Grid.ID)

Hasilnya, kebenaran baru terkuak setelah Alba terbangun dari koma dan mengatakan tentang keluarganya.

"Seorang dokter psikolog dan pekerja sosial turun dari ambulans, mengatakan meminta maaf pada kami dan mengatakan Alba masih hidup," katanya.

"Kami sangat terkejut, itu terlalu mendadak, bagaimana orang yang sudah dikremasi dinyatakan masih hidup," kata Aura Mauri, adik Alba.

Alba diketahui memiliki Covid-19, namun diagnosisnya belum sepenuhnya benar, karena dia masih menjalani pengujian.

Setelah mendengar kabar tersebut, keluarga Alba bingung apa yang harus mereka lakukan dengan abu kremasi dengan tubuh orang yang salah.

Ilustrasi (alazharpeduli)

"Aku tidak bisa tidur setelah mendengar semua, ini adalah kesalahan rumah sakit," kata Aura.

Insiden rumah sakit di pusat Epidemi menunjukkan kesulitan yang dihadapi Ekuador, ketika pandemi ini membanjiri sistem kesehatan.

Sementara pekerja sanitasi mengumpulkan dan mengidentifikasi mayat yang terus bertambah.

Ekuador sendiri merupakan salah satu negara di Benua Amerika yang memiliki dampak cukup parah akibat Covid-19.

Dikatakan jenazah yang belum terurus sebagian dikembali ke keluarganya, dan perlu menunggu hingga beberapa hari untuk diurus petugas.

Sebagian artikel di atas sempat tayang di TribunJatim.com dalam judul VIRAL Wanita Mendadak Ditemukan Hidup Lagi, sebelumnya Dikremasi karena Covid-19, Fakta Asli Terkuak
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : CERITA Sebenarnya Mayat Gadis Kedip & Hidup Lagi, Kenyataan Dikuak Polisi, Penyakit Disoroti: Sesaat