Berita Viral dan TerUpdate

Sunday

Hari Ini PSBB Ketat di Jakarta, Begini Ketentuan dan Syarat Terbang di Bandara Soekarno-Hatta

Hari Ini PSBB Ketat di Jakarta, Begini Ketentuan dan Syarat Terbang di Bandara Soekarno-Hatta

Hari Ini PSBB Ketat di Jakarta, Begini Ketentuan dan Syarat Terbang di Bandara Soekarno-Hatta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan pengetatan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mulai 14 September 2020.

Sejalan dengan itu PT Angkasa Pura II memastikan operasional Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

Director of Operation and Service PT Angkasa Pura II Muhamad Wasid mengatakan saat ini operasional Bandara Soekarno-Hatta merujuk ke regulasi-regulasi yang sejalan dengan pengetatan PSBB.

Regulasi yang berlaku ketika DKI Jakarta memberlakukan PSBB yang pertama kemudian berlanjut PSBB Transisi antara lain Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9/2020, Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 41/2020 dan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 13/2020.

 Sejumlah penumpang menunggu penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2020). Di masa tatanan normal baru, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada periode 1-5 Juli 2020 rata-rata sebanyak 355 penerbangan per hari, atau naik dibandingkan periode sama bulan lalu yang rata-rata 243 penerbangan per hari. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)

"PT Angkasa Pura II dan stakeholder menjaga agar operasional bandara termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dapat mengedepankan aspek kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19," kata Wasid dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).

"Upaya yang kami lakukan bersama stakeholder ini dapat menjaga kepercayaan traveler dalam bepergian dengan pesawat," sambung dia.

Berikut ketentuan yang dijalankan PT Angkasa Pura II untuk mewujudkan penerbangan yang aman dan sehat di Bandara Soekarno-Hatta di tengah PSBB.

1. Mengaktifkan thermal scanner di area keberangkatan dan kedatangan, serta bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) membuat jalur pemeriksaan suhu tubuh.

2. Menetapkan peraturan physical distancing di setiap proses misalnya untuk jalur antrean, kursi boarding lounge, hingga penggunaan toilet.

3. Mengaktifkan pos check point pemeriksaan surat hasil rapid test/PCR test.

4. Bekerja sama dengan KKP Kemenkes mengaktifkan pos check point pemeriksaan Health Alert Card di area kedatangan.

5. Memastikan kapasitas terminal memenuhi persyaratan maksimal 50 persen penumpang waktu sibuk, atau dapat ditingkatkan didukung dengan pemanfaatan teknologi.

6. Mewajibkan personel bandara menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan.

7. Bersama dengan para stakeholder menyiapkan protokol karantina terhadap pesawat apabila diduga terdapat penumpang yang terpapar Covid-19.

8. Bersama dengan para stakeholder menyiapkan protokol penanganan jika ada traveler atau pengunjung bandara yang diduga terpapar Covid-19.

9. Menyediakan fasilitas touchless, berbagai titik untuk hand sanitizer dispenser, titik tempat cuci tangan, dan melakukan disinfeksi berkala di setiap area bandara di antaranya menggunakan UV sterilizer dan penyemprotan cairan disinfektan.

10. Bekerja sama dengan stakeholder, menyiapkan fasilitas rapid test di Bandara Soekarno-Hatta.

11. Memastikan sirkulasi udara dan pendingin ruangan berjalan dengan baik.

12. Melakukan sosialisasi dan publikasi tindakan pencegahan Covid-19.

13. Memastikan tenant komersial mengedepankan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sejumlah penumpang mengantre untuk masuk ke dalam pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2020). Di masa tatanan normal baru, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada periode 1-5 Juli 2020 rata-rata sebanyak 355 penerbangan per hari, atau naik dibandingkan periode sama bulan lalu yang rata-rata 243 penerbangan per hari. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)

Aturan Calon Penumpang

Sementara itu bagi calon penumpang, ini yang harus dilakukan saat ini untuk bepergian melalui Bandara Soekarno-Hatta sebagai beriiut.

1. Wajib memakai masker di bandara dan saat terbang dengan pesawat.

2. Wajib menerapkan physical distancing.

3. Penumpang rute domestik wajib menunjukkan identitas diri seperti KTP, tiket penerbangan, dan surat hasil rapid test/PCR test yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan.

4. Mengisi health alert card (HAC) secara online atau formulir kertas.

5. Penumpang yang tiba dari luar negeri menunjukkan surat hasil PCR Test dari negara keberangkatan.

Bila tidak membawa surat tersebut, dilakukan PCR Test saat tiba dan yang bersangkutan akan dikarantina sambil menunggu hasil tes keluar.

6. Penumpang juga akan melalui pos pemeriksaan suhu tubuh, lalu security check point (SCP) dan melakukan pelaporan di meja check in maskapai.

Adapun maskapai juga memperhatikan regulasi dengan melakukan, antara lain sebagai berikut.

1. Memastikan calon pembeli tiket penerbangan dapat memenuhi dokumen kesehatan yang dibutuhkan.

2. Memverifikasi dokumen kesehatan/surat hasil rapid test atau PCR test sebelum penerbangan.

4. Memastikan jumlah penumpang maksimal 70 persen dari kapasitas pesawat.

4. Memastikan adanya physical distancing di area baggage claim.

5. Melakukan disinfeksi di kabin pesawat.

6. Staf maskapai termasuk kabin kru menggunakan APD seperti misalnya masker.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hari Ini PSBB Ketat di Jakarta, Begini Ketentuan dan Syarat Terbang di Bandara Soekarno-Hatta