Berita Viral dan TerUpdate

Tuesday

Kisah Sedih Mat Solar 'Bajaj Bajuri': Berjuang Lawan Sakit Stroke, Kini Diduga Tertipu Rp 254 Juta

Pelawak dan aktor pemain Bajaj Bajuri, Mat Solar, kembali mendapat cobaan. 

Kisah Sedih Mat Solar 'Bajaj Bajuri': Berjuang Lawan Sakit Stroke, Kini Diduga Tertipu Rp 254 Juta


Di masa penyembuhan penyakit stroke, Mat Solar melaporkan Muhammad Idris terkait kasus jual beli tanah senilai Rp 3 miliar.

Pemain sitkom Bajaj Bajuri itu melaporkan Muhammad Idris atas dugaan melakukan penggelapan uang tanah gusuran.

Saat ini kasus tersebut sudah disidangkan di pengadilan.

Arif Budi Cahyono, Humas Pengadilan Negeri Tangerang, mengatakan, terdakwa Muhammad Idris diduga menerima uang yang bukan haknya tanpa memberitahu Mat Solar sebagai pemilik lahan.

Menurut Arif Budi Cahyono, perkara tersebut bermula ketika Mat Solar membeli tanah dari terdakwa Muhammad Idris.

Ketika nama Idris dijadikan objek pembangunan jalan tol, ternyata Idris menerima uang ganti rugi sebesar Rp 254 juta.

Muhammad Idris didakwa jaksa penuntut umum telah melakukan penggelapan uang.

Mat Solar dan rumahnya di dekat proyek Jalan Tol Cinere-Serpong. (kolase/instagram/dok tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

"Seharusnya yang menerima pembayaran itu adalah Mat Solar. Ini baru praduga tidak bersalah. Sesuai dakwaan penuntut umum," ujar Arif Budi Cahyono.

Muhammad Idris diduga menerima uang tersebut dari nominal seluruhnya sebesar Rp 3 miliar atas tanah milik Mat Solar sebagai pengganti gusuran proyek Jalan Tol Cinere-Serpong.

Merasa dirugikan, Mat Solar melaporkan Muhammad Idris ke polisi dan sekarang perkaranya telah disidangkan di pengadilan.

"Uang yang dirasa hak Mat Solar itu digelapkan Muhammad Idris," kata Arif Budi Cahyono.

Sejauh ini Mat Solar belum dapat dimintai komentarnya langsung terkait perkara hukumnya tersebut.





Satu Hektar Tanah Digusur Jalan Tol, Begini Penampakan Rumah Mat Solar

Dari arsip berita TribunJakarta, sekitar satu hektar lebih tanah milik pemain sinetron Mat Solar terkena gusur proyek pembangunan jalan tol Cinere-Serpong.

Istri Mat Solar, Ida Nurlaila mengatakan, dulunya, lahan di depan rumah mewahnya di bilangan Gang Saidin, Jalan Pajajaran, Bambu Apus Timur, Pamulang, Tangerang Selatan itu ada beberapa empang yang digunakan untuk pemancingan.

"Iya itu dulu empang itu," ujarnya kepada TribunJakarta.com menemuinya di rumahnya, Selasa (18/9/2018).

Salah seorang warga yang tinggal di samping rumah Mat Solar, Andi Belo, juga memaparkan hal yang sama.

Andi yang sedang duduk di pinggir proyek pembangunan tol itu mengenang, kalau dahulunya ia sering mancing di empang milik pemeran Bajuri dalam sitkom Bajaj Bajuri itu.

Ia juga memaparkan bahwa pada awalnya, daerah itu adalah rawa yang tak terrawat, sampai akhirnya, Mat Solar membeli dan menjadikannya taman bermain atau outbond.

"Iya dulu pertamanya ada outbond, Bajuri Park namanya," ujarnya.

Setelah itu, lahan yang berada persis di depan rumah aktor yang tengah terserang stroke itu dibuatkan empang.

"Bagus ada taman juga. Yang di situ pemancingan yang buat lomba kalau Sabtu Minggu, yang di situ buat pemancingan kalau ada yang nyewa," ujarnya sambil menunjuk hamparan tanah coklat yang menurutnya dulu merupakan lokasi empang Mat Solar.

"Adul juga sering mancing di sini, terus yang orang-orang di Tukang Bubur Naik Haji, sering juga," lanjut ujarnya.

Namun kini semua berubah, empang dan taman yang dulu terhampar, kini diurug untuk pembangunan jalan tol Cinere-Serpong.

Hanya tersisa kolam besar yang lebih mirip kali mati tak terurus, empang yang belum diurug.

Pemandangan di muka rumah mewah Mat Solar yang serba putih, kini hanya hamparan gundukan tanah cokelat, lengkap dengan eakavator dan alat berat lainnya yang sedang dioperasikan para pekerja.

Hanya dibatasi parit selebar satu meter dengan air yang butek kehijauan, rumah putih yang di atasnya terdapat kubah kecil itu berbatasan langsung dengan jalan tol.

Depan rumah yang megah dengan pintu besar itu pun kini sepi, karena penghuni rumah lebih sering menggunakan pintu samping yang aksesnya bisa langsung menuju jalan raya Pajajaran.

Mat Solar memakai kursi roda saat menghadiri wisuda sang putra, Mikhail Ali Shidqi. (its.ac.id)

Dua Kali Terserang Stroke, Susah Berobat Selama Pandemi Covid-19

Catatan Tribunnews.com, April 2020 silam Mat Solar (57) dikabarkan kembali menderita stroke. Ia kembali kena serangan untuk kedua kalinya.

Kondisi Mat Solar kali ini harus menghabiskan waktunya diatas kursi roda dan kasur, karena bagian tubuh sebelah kirinya tidak bisa digerakan karena stroke tersebut.

Haidar Rasyad, anak Mat Solar mengatakan kalau kondisi ayahnya drop lagi dan kemudian menderita stroke untuk kedua kalinya.

Bahkan, Haidar Rasyad menyebut kalau pria yang bernama asli Nasrullah itu terhambat menjalani pengobatan di rumah sakit, karena pandemi virus corona atau covid-19.

"Jadi ya sekarang banyak di rumah aja," kata Haidar Rasyad ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2020).

Haidar menyebut kalau pihak keluarga sudah membawa Mat Solar melalukan pengobatan terapi atau tradisional sebelum ke rumah sakit.

"Sudah tapi tidak ada perubahan. Jadi ke rumah sakit aja," ucapnya.

Ingin Disemangati

Haidar menilai kalau selama Mat Solar sakit, rekan-rekan artis dari sinetron Bajaj Bajuri seperti Rieke Diah Pitaloka, Fanny Fadillah, Saleh Ali, dan lain-lain sudah jarang atau bahkan tidak membesukya.

Mat Solar Bajaj Bajuri Derita Stroke (Tribunnews)
"Udah jarang yah cuman dulu doang. Mungkin teman artisnya ayah lagi sibuk kali jadi belum bisa membesuk," jelasnya.

Hanya saja menurut Haidar Rasyad, teman-teman kuliah Mat Solar yang terus membesuknya selama sakit stroke kedua kalinya ini.

"Ya saya berharap rekan artis mau membesuk ayah lagi supaya ayah semangat hadapi penyakitnya," ujar Haidar Rasyad.

(Irwan Wahyu Kintoko/Arie Puji Waluyo/TribunJakarta/ Jaisy Rahman Tohir)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kisah Sedih Mat Solar 'Bajaj Bajuri': Berjuang Lawan Sakit Stroke, Kini Diduga Tertipu Rp 254 Juta