Berita Viral dan TerUpdate

Tuesday

Manajer Keuangan Naikkan Gajinya Sendiri Rp 14 Juta Hampir Setahun, Perusahaan Rugi Rp 154 Juta

Manajer Keuangan Naikkan Gajinya Sendiri Rp 14 Juta Hampir Setahun, Perusahaan Rugi Rp 154 Juta

Manajer Keuangan Naikkan Gajinya Sendiri Rp 14 Juta Hampir Setahun, Perusahaan Rugi Rp 154 Juta

 

Jabat manajer keuangan di Negeri Sembilan, Malaysia menaikkan sendiri gaji bulanannya tanpa sepengetahuan perusahaan.

Ia menambah gajinya sebesar RM4,000 atau sekitar Rp14,1 juta rupiah setiap bulan.

Wanita tersebut melakukan itu berturut-turut selama 11 bulan.

Seperti yang diberitakan China Press via World of Buzz, karyawan itu adalah manajer tim keuangan dan pengadaan di sebuah perusahaan minyak dan gas di Kawasan Industri Nilai. manajer tim keuangan (China Press)

  Dikabarkan bahwa dari Februari 2018 hingga Januari 2019, wanita tersebut diduga mentransfer RM4.000 (Rp14 juta) tambahan setiap bulan ke rekeningnya.

Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar RM44.000 (Rp154 juta).

Ketika perusahaan mengetahui hal tersebut, manajemen langsung melaporkannya ke polisi.

Melalui penyelidikan polisi, terungkap bahwa gaji manajer itu meningkat dari RM9.000 (Rp31 juta) menjadi RM13.000 (Rp45 juta) selama 11 bulan.

Wanita itu didakwa dengan 11 dakwaan pidana pelanggaran kepercayaan berdasarkan Pasal 408 KUHP.

Ia mengaku tidak bersalah atas tuduhan semua.


Wanita itu akan dibebaskan dengan jaminan RM21.000 (Rp73 juta) dan dijadwalkan untuk kembali ke pengadilan pada 15 September mendatang.

Jika terbukti bersalah, dia akan dihukum berdasarkan Pasal 408 KUHP dengan hukuman penjara antara satu dan 14 tahun serta akan dikenakan hukuman cambuk dan denda.

Kisah Serupa: 2 Mantan Karyawan Tak Sengaja Ditransfer Uang Rp24 Juta oleh Mantan HRD, Menolak saat Diminta Kembalikan

Jika manajer keuangan tadi secara sengaja mentransfer gaji ke rekeningnya, kali ini seorang HRD tak sengaja mentransfer gaji ke mantan karyawan.

Namun si penerima tak mau mengembalikannya.

Diberitakan Tribunnews 20 September 2019 lalu, dua mantan pekerja tak sengaja dikirimi uang Rp24 juta oleh mantan HRD mereka.

Merasa dapat jackpot, keduanya menolak saat diminta mengembalikan uang tersebut.

Dua pekerja asal Pahang, Malaysia itu mendapat transferan uang masing-masing RM5,161.48 (sekitar Rp17 juta) dan RM2,138.08 (sekitar Rp7 juta).

Uang tersebut dikirimkan ke rekening pribadi mereka.

Padahal, keduanya telah mengundurkan diri dari perusahaan itu beberapa bulan sebelumnya.

Diberitakan NST, dua pekerja tersebut langsung berniat berbelanja setelah menyadari ada uang masuk ke rekening mereka. Ilustrasi ATM (Freepik.com)

Namun, rencana tersebut gagal.

Sebab, mereka diminta perusahaan untuk mengembalikan uang tersebut.

Akan tetapi, kedua pekerja tersebut menolak memberikan uang yang sudah terlanjur masuk ke rekening mereka.

Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Penang, Mohd Wazir Mohd Yusof berkata:

"Setelah mentransfer uang tersebut, sang manajer sadar, uang itu terkirim ke mantan pekerja yang sudah berhenti 25 Juli 2019 lalu."

"Perusahaan lalu menghubungi kedua mantan pekerja itu."

"Tapi mereka menolak untuk kooperatif."

"Kami akan bekerja sama dengan institusi keuangan untuk melacak dua orang tersebut."

Mohd Wazir berkata kasus tersebut saat ini sedang diinvestigasi atas kasus pelanggaran kepercayaan berdasarkan Pasal 406 KUHP (Malaysia).

Jika kedua pekerja itu terbukti bersalah, mereka terancam hukuman penjara hingga 10 tahun termasuk deraan.

Hukuman ini juga termasuk denda.

(Tribunnews.com)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Manajer Keuangan Naikkan Gajinya Sendiri Rp 14 Juta Hampir Setahun, Perusahaan Rugi Rp 154 Juta