Berita Viral dan TerUpdate

Friday

Pelaku UMKM yang Belum Terima BLT Masih Bisa Daftar, Ikuti Begini Tahapan Pendaftaran dan Syaratnya

Pelaku UMKM yang Belum Terima BLT Masih Bisa Daftar, Ikuti Begini Tahapan Pendaftaran dan Syaratnya

 
Pelaku UMKM yang Belum Terima BLT Masih Bisa Daftar, Ikuti Begini Tahapan Pendaftaran dan Syaratnya


Para pelaku UMKM yang belum kebagian BLT UMKM, jangan resah.

Pemerintah masih membuka kesempatan pendaftaran UMKM untuk mengajukan diri menerima BLT.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki, mengatakan pelaku UMKM masih bisa mendaftar.

"Masih, masih bisa daftar," ujar Teten Masduki dikutip dari Kompas.com, Kamis (3/9/2020). UMKM Terimbas Corona (ILUSTRASI:TRIBUN JABAR/ARI RUHIYAT)

 

Pemerintah mencanangkan target penerima BLT UMKM kepada 12 pelaku usaha mikro.

Sementara itu target tersebut masih berproses seleksi dan dilakukan beberapa tahapan.

Dikutip dari Tribun Kaltim, hingga saat ini baru 50 persen pelaku UMKM yang menerima BLT tersebut.

Nah, jadi bagi Anda yang belum mendapatkannya segera mengajukan diri dan mendaftar.

Lantas bagaimana cara melakukan pendaftaran UMKM mengajukan BLT Rp 2,4 juta tersebut?

Berikut simak tahapan pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM

Pengajuan ke Kadiskop UKM

Pastikan Anda sedang tidak menerima bantuan pinjaman dari pihak perbankan atau unbankable.

BLT ini diprioritaskan bagi UMKM belum pernah sama sekali menerima bantuan dari perbankan.

Setelah itu, Anda dapat mengajukan ke Kadiskop UKM ( Kepala Dinas Koperasi dan UKM) di kabupaten/kota setempat.

Identifikasi Data


Setelah pengajuan dan pendaftaran pihak Kadiskop mengidentifikasi data-data calon penerima.

Kadiskop menentukan layak atau tidak UMKM Anda menerima BLT.

Verifikasi dan validasi ini juga dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Keuangan dan OJK.

Transfer langsung ke rekening

Bila lolos verifikasi maka teknis BLT disalurkan langsung ke rekening pelaku UMKM yang mendaftar.

"Jadi nanti dana Rp 2,4 juta itu akan dikirim langsung by name by address ke si penerima dan ini akan dipakai untuk modal kerja mereka," ujar Teten Masduki.

Adapun gelontoran BLT tersebut disalurkan secara bertahap.

Tahap pertama BLT untuk UMKM menyasar ke 9,1 juta pelaku UMKM.

Sementara target secara keseluruhan diberikan ke 12 juta UMKM.


Berikut syarat UMKM mendapatkan BLT Rp 2,4 juta

1. Pelaku UMKM sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan.

2. Pelaku UMKM adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

3. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

4. Memiliki usaha mikro dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampiran.

5. Pelaku UMKM bukan ASN

6. Pelaku UMKM bukan anggota TNI/Polri

7. Pelaku UMKM bukan bagian dari BUMN/BUMD 40 stand UMKM Kota Bandung yang berjajar di pelataran parkir Metro Indah Mall Bandung, Kota Bandung, Jumat (4/10/2019) sore. (Tribun Jabar/Fasko Dehotman)

Saat ini pemerintah tengah bergerak memberikan dana hibah atau bantuan langsung tunai ( BLT) kepada UMKM.

Program ini merupakan upaya pemerintah mendukung stimulus pemulihan perekonomian di Indonesia.

Pemerintah merencenakan memberikan dana hibah sebesar Rp 2,4 juta bagi 12 juta pelaku UMKM dari berbagai sektor.

4 Syarat membangun UMKM

1. Manajemen yang jelas

Saat membangun usaha kecil, Anda perlu konsisten terhadap bisnis yang dilakoni.

Oleh karena itu langkah awal yaitu perhatikan manajemen usaha.

Sesederhana apapun bisnis Anda, tentu perlu diatur dan dikelola.

Seperti mulai dari manjemen perekrutan karyawan, mengelola keuangan perusahaan, hingga pembukuan.

2. Jeli melihat peluang

Meski konsisten, kunci sukses membangun usaha juga adalah jeli melihat peluang.

Perhatikan lingkungan sekitar, rajin melakukan riset minat masyarakat.

Sehingga dapat mengetahui jenis usaha atau inovasi yang cocok dikembangkan.

3. Keunggulan produk

Kesuksesan usaha juga ditentukan oleh uniknya produk yang Anda miliki.

Boleh karena produk berbeda dari yang lain, atau mengemasnya dalam bentuk kreatif.

Inilah ciri dari strategi promosi sehingga produk dilirik.

4. Mengurus administrasi

Setelah mengatur perusahaan dan produk, Anda juga harus serius mengurus administrasi.

Meski usaha Anda tergolong kecil, administrasi juga perlu diperhatikan.

Aspek administrasi dapat diperlukan siatu hari, semisal ketika Anda mengikuti pelatihan kewirausahaan, seminar dan lain sebagainya.

Nah, selain itu kini yang membuka peluang adalah administrasi juga penting untuk melengkapi data dan syarat turunnya bantuan atau terbukanya kemitraan.

Beberapa administrasi yang dipersiapkan saat Anda membangun UMKM di antaranya:

- Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Pada dasarnya, usaha yang tergolong UKM memang tak perlu mengajukan pembuatan TDP.

Tetapi dokumen ini tetap bisa diurus dan ada saatnya diperlukan sebagai syarat tercatat sebagai usaha legal.

- Surat Izin Usaha Perdagangan(SIUP)

Meski usaha kecil wajib memiliki dokumen SIUO sebagai bukti legalitas usaha Anda.

- NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak)

Nah itulah beberapa syarat saat Anda membangun usaha kecil atau UMKM.

Syarat ini sangat membantu ketika Anda membutuhkan modal dana untuk pengembangan bisnis membangun usaha kecil.

Seperti saat ini, pemerintah memberikan bantuan modal Rp 2,4 juta kepada para pelaku UMKM.



Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pelaku UMKM yang Belum Terima BLT Masih Bisa Daftar, Ikuti Begini Tahapan Pendaftaran dan Syaratnya