Berita Viral dan TerUpdate

Thursday

Pesta S3ks G4y di Apartemen Berkedok Rayakan 17 Agustusan, Pakai Tema 'Koempoel-koempoel Pemuda'

Pesta S3ks G4y di Apartemen Berkedok Rayakan 17 Agustusan, Pakai Tema 'Koempoel-koempoel Pemuda'

Pesta S3ks G4y di Apartemen Berkedok Rayakan 17 Agustusan, Pakai Tema 'Koempoel-koempoel Pemuda'

 

Terdapat 56 orang yang mengikuti pesta g4y yang digelar di sebuah apartemen di Kuningan pada Sabtu (29/8/2020).

Pesta gay itu terungkap setelah adanya penggerebekan polisi di lantai 6, kamar 608 pada pukul 00.30 WIB.

"Pukul 00.30 WIB dilakukan penggerebekan di tempat pesta tersebut. Ditemukan ada 56 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus pada Rabu (2/9/2020).


Pesta itu dibuat berkedok merayakan 17 Agustusan.

Hal itu diketahui dari tema yang tertulis di undangan pesta g4y tersebut yaitu "Koempoel-Kompoel Pemoeda."

"Kami memanggi putra-putra terbaik bangsa," demikian seruan yang tertulis di undangan tersebut.

Undangan tersebut dibuat oleh salah satu tersangka berinisial TRF.

Selain membuat undangan, tersangka RTF rupanya penyewa kamar apartemen dan menerima uang pembayaran peserta.


Tarif yang dikenakan untuk menjadi peserta pesta g4y itu sekitar Rp 150 ribu per orang, namun diskon menjadi Rp 350 ribu untuk bertiga.

Bukan cuma RTF, terdapat pula delapan pelaku lainnya yang ditahan di Polda Metro Jaya.

Terdapat tersangka BA dan A yang berperan sebagai seksi konsumsi. Puluhan pria diamankan diduga terkait pesta s3ks sesama jenis di Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu (29/8/2020). (istimewa via Tribunnews)

"Kemudian ada NA sebagai bagian keamanan untuk periksa peserta saat masuk," ujar Yusri.

Berikutnya, tersangka KG memiliki tugas menjaga barang bawaan peserta.

Termasuk tas dan baju yang dikenakan.

Ada juga yang berperan di bagian registrasi, yakni SP.

Tugas SP mencocokkan peserta yang sudah melakukan transfer pembayaran.

Tiga tersangka yang lain, yaitu NM, RP, dan HW bertugas menjemput peserta di lobi.

"Setiap satu jam sekali mereka jemput peserta," ujar Yusri.

Pelaku Positif HIV

Berdasarkan pemeriksaan, satu dari sembilan orang penyelenggara pesta seks sesama jenis ini dinyatakan positif HIV.

Yusri tidak menyebutkan nama atau inisial penyelenggara yang terkena HIV.


"Nantinya kita akan cek kembali ke tim kesehatan untuk periksa semuanya," imbuh Yusri.


Penyelenggara Belajar ke Thailand

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, tersangka berinisial TRF yang merupakan otak pesta s3ks sesama jenis di Kuningan itu mengaku telah mempelajari pesta g4y dari luar negeri sebelum mengadakannya di Indonesia.

"Hasil keterangan awal tersangka TRF ini bahwa memang yang bersangkutan pernah belajar di Thailand," tegas Yusri Yunus.

Berbekal pengalamannya itu, TRF lantas membentuk komunitas pria penyuka sesama jenis di Indonesia pada Februari 2018.
 

"Dari sana, inilah yang kemudian dipraktikkan. Berjalan sejak tahun 2018 lalu," kata Yusri.

Selama menggelar pesta s3ks sesama jenis, TRF membuat berbagai persyaratan dan aturan.

Bahkan, tersangka membuat sebuah gelang untuk para pesertanya.

3 Kode Khusus


Yusri menjelaskan, penyelenggaran menggunakan WhatsApp Group dan Instagram untuk berkomunikasi.

"Mereka satu grup dalam dua medsos, satu grup WA namanya komunitas Hot Space Indonesia," tegas Yusri.

Di grup WA itu ada 150 orang dan mereka berdiri sejak Februari 2018.  

"Di Instagram juga ada, sekitar 80 orang di dalam Instagramnya, itu kelompok mereka semuanya," aku Yusri.

Yusri menjelaskan, ada khusus yang berlaku untuk penyelenggara dan peserta pesta g4y.

Ada tiga kode yang mereka gunakan, yakni top, bottom, dan vers.

"Sebutan untuk yang berperan sebagai laki-lakinya adalah top, yang perempuan itu bottom," kata Yusri.

Sementara itu, vers adalah orang yang bisa berperan sebagai laki-laki atau perempuan. Para tersangka penyelenggara pesta s3ks g4y di Apartemen kawasan Kuningan Jakarta Selatan, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2020). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Setelahnya, para peserta dipisahkan berdasarkan tiga kode khusus tersebut.

"Ini pesta dibuat seperti permainan, ada games yang mereka lakukan di sana," ujar Yusri.

Selain itu, setiap peserta diwajibkan menggunakan dresscode dan masker berwarna merah putih.

Banyak persyaratan kepada peserta, di antaranya dilarang membawa senjata api, narkoba.

Peserta juga diwajibkan membawa handuk sendiri dan harus mandi sebelumnya. (tribunjakarta nia/annas)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pesta S3ks G4y di Apartemen Berkedok Rayakan 17 Agustusan, Pakai Tema 'Koempoel-koempoel Pemuda'