Berita Viral dan TerUpdate

Wednesday

Pilu Wanita di Nunukan Ditinggal Demi Pelakor Saat Lahirkan Anak ke-5, Kini Tanggung Utang Suami

Pilu Wanita di Nunukan Ditinggal Demi Pelakor Saat Lahirkan Anak ke-5, Kini Tanggung Utang Suami


Pilu Wanita di Nunukan Ditinggal Demi Pelakor Saat Lahirkan Anak ke-5, Kini Tanggung Utang Suami

Sakit akibat persalinan anak kelimanya belum habis, namun Ramlah (39) mesti merasakan pilu karena ditinggal sang suami.

Suami Ramlah, Lukman (40) lebih memilih perempuan lain yang ia kenal di tempat karaoke.

Wanita asal Desa Aji Kuning Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini mesti berjuang sendiri melahirkan anak kelimanya.

Dalam kondisi yang masih lemah pasca melahirkan anak kelima, Ramlah tak bisa membendung emosi karena ditinggal Lukman.

"Perempuan itu harus diberi pelajaran, tega sekali dia mengambil laki orang padahal dia jauh lebih muda dari saya," kata Ramlah dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Ramlah berupaya menghubungi semua nomor ponsel yang berkaitan dengan Lukman.

Namun itu sama sekali tak membuahkan hasil.

Sampai akhirnya, meski anak kelimanya masih merah, Ramlah tetap mendatangi kantor Polisi untuk meminta bantuan mencari Lukman.

Ramlah meyakini suaminya, Lukman, pergi bersama seorang perempuan.

"Saya tidak kenal dia siapa, yang saya tahu dia bekerja malam di tempat karaoke," kata Ramlah.

Ramlah sendiri merupakan seorang janda anak tiga ketika pertama kali bertemu Lukman.

Sedangkan Lukman merupakan duda anak 1.

Sampai kemudian keduanya menikah di KUA Sebatik pada tahun 2016 silam.

Labrak Pelakor

Ramlah rupanya sudah pernah mendatang perempuan selingkuhan Lukman.

Ramlah mendatangi rumah selingkuhan Lukman saat sedang hamil.

Saat ditanya oleh Ramlah, perempuan tersebut justru mengaku mencintai Lukman.

Perempuan itu, kata Ramlah, menginginkan hidup bersama Lukman yang berprofesi sebagai sopir angkutan.

"Memang pernah lima hari tidak pulang, alasannya masih menunggu barang penumpang,

suamiku supir angkutan penumpang, belakangan baru saya tahu kalau dia tidur dengan pelakor itu,

saya sempat datangi dia dulu," katanya geram.

Sejak saat itu menurut Ramlah, perempuan itu sering memposting foto mesra bersama Lukman.

Bahkan menurut Ramlah, wanita itu menantang siapa yang bisa meluluhkan hati Lukman.

"Dia bilang kamu tidak akan bisa temukan saya, dia juga mengancam akan melaporkan pencemaran nama baik apabila saya memasukkan fotonya di medsos,

saya tidak peduli dia sudah buat malu saya, satu kali malu sekalian, kepalang tanggung,

saya masukkan foto mereka di medsos," katanya.

Mirisnya lagi Ramlah kini tak hanya menanggung sakit hati karena dikhianati, ia juga mesti menanggung utang-utang Lukman.

Sampai saat ini Lukman tak pernah lagi memberi Ramlah dan anak-anaknya nafkah.

Ramlah mesti berjuang sendiri untuk melunasi utang-utang Lukman.

"Saya jual truk, habis emas saya masukkan ke pegadaian,

saya selalu mencicil ke para penagih dan saya tidak tahu berapa sebenarnya utang suamiku, sementara si pelakor bebas merdeka" keluhnya.

Di sisi lain, Ramlah masih bersyukur bisa mencari nafkah sendiri, selama ini ia berjualan mainan dan hasilnya untuk melanjutkan hidup.

Dia yang merupakan anak tunggal kini sering mendapat hinaan dari keluarganya karena dianggap telah salah jalan.

TribunnewsBogor.com melansir Kompas.com Kapolsek Sebatik Barat Iptu Mujianto mengatakan, ia sangat mengenal Lukman maupun Ramlah.

Dia mengakui ada aduan masuk terkait persoalan ini dan polisi sudah menindaklanjuti aduan tersebut.

"Memang dia (Ramlah) sering datang terus meminta kami menemukan suaminya,

kendala kita adalah ketika itu berada di luar Pulau Nunukan, kita butuh dukungan akomodasi dan transportasi,

tapi tetap kita koordinasikan dengan polisi di wilayah lain, sementara masih proses,"katanya.

Mujianto mengatakan, wilayah Sebatik Tengah masuk dalam wilayah kerjanya sehingga perkara tersebut dipastikan dalam penanganan.

Mujianto yang kenal dekat dengan keduanya karena merupakan tetangga desa menjelaskan, antara Ramlah dan Tirsa sebenarnya sudah lama mengenal, mereka pernah sama sama bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu pub wilayah Sebatik.

Hanya saja Ramlah memutuskan berhenti dari pekerjaannya setelah menikahi Lukman yang juga dikenalnya di pub tempatnya bekerja.

Lukman memang salah satu pengunjung setia pub dimaksud.

"Ini memang rebutan ceritanya, Lukman itu orangnya kuat bekerja, dia tergolong mampu dan pandai mencari uang memang, tapi info terakhir yang kami dapat, Lukman juga sudah pergi meninggalkan Tirsa dengan wanita lain, kita terus cari kok,"jelasnya. (tribunnews.com)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pilu Wanita di Nunukan Ditinggal Demi Pelakor Saat Lahirkan Anak ke-5, Kini Tanggung Utang Suami