Berita Viral dan TerUpdate

Friday

Shandy Aulia Belajar Islam, Sang Ayah: Setiap Malam Papah Bedoa dan Menangis Hanya untuk Kamu

Shandy Aulia Belajar Islam, Sang Ayah: Setiap Malam Papah Bedoa dan Menangis Hanya untuk Kamu


Shandy Aulia Belajar Islam, Sang Ayah: Setiap Malam Papah Bedoa dan Menangis Hanya untuk Kamu


Sebagai keluarga yang menjunjung tinggi toleransi, Shandy Aulia dan ayahnya berbagi cerita soal agama masing-masing.

Bak pucuk dicinta ulam pun tiba, rupanya momen ini sangat dinantikan sang ayah sejak lama.

Putrinya itu tiba-tiba mengajak berdiskusi soal keyakinan mereka yang berbeda.

Menurut sang ayah, ia selama ini bingung bagaimana menyampaikan hal itu pada anaknya.

Alhasil, setiap malam ia selalu berdoa dan menangis agar momen itu tiba.



Doanya pun akhirnya dikabulkan, sang putri membuka omongan yang akhirnya membuat isi hati sang ayah selama ini bisa terungkap.

Dilansir dari Youtube Shandy Aulia Sabtu (12/9/2020), Shandy Aulia menceritakan kalau sejak ayah dan ibunya berpisah hubungan mereka tetap dekat.

Bahkan, ia masih ingat betul di mana dirinya saat itu masih mempelajari Islam.

"Waktu SD aku suka nginep di rumah papah, di rumah mamah, aku mengenal dua keyakinan, aku inget banget saat itu aku juga masih belajar shalat. Inget gak pah?," tanya Shandy Aulia membuka obrolan.

"Betul betul," kata sang ayah.

  Baru saat aku mau masuk usia 17 tahun, aku akhirnya bisa bilang ke papah keyakinan ini (Kristen) yang aku pilih, apa yang membuat papah sampai hari ini mengerti dan kita jalan masing-masing?," tanya Shandy Aulia.

"Sebetulnya sih hati kecil papah pasti berat," jawab sang ayah.

"Awalnya ya pah?," tanya Shandy Aulia.

"Tetap, ya mungkin sampai saat ini juga papah tetap mendoakan kamu supaya kamu dapat hidayah," ujar sang ayah yang dimaklumi putrinya.

Kemudian sang ayah pun sedikit menceritakan soal Islam dan Shandy Aulia tampak antusias mendengarkan.

"Aku inget banget waktu masih SD menjalani dua kepercayaan, lalu pas aku memilih Kristen, apa yang papah rasakan?," tanya Shandy Aulia lagi.

"Waktu itu karena papah belum mengenal agama, ya papah enggak jawab apa-apa. Cuma saat ini papah sudah mengenal agama yang sebenarnya, itu akan jadi tanggung jawab papah di akhirat terhadap kamu," tutur ayahnya.

Sang ayah pun mengaku selama ini mencari jawaban soal kasusnya dengan sang anak yang berbeda keyakinan.

Di mana menurut ahli agama Islam yang ia temui, seorang laki-laki harus bertanggung jawab nanti di akhirat apapun perbuatan anak-anaknya, sekalipun sudah dewasa.

"Kecuali dia masuk agama lain setelah dewasa, itu orangtua lepas tanggung jawab, tapi kalau masih kecil itu bertanggung jawab penuh. Menurut hadis katanya papah berat masuk surga," ujar sang ayah.


Mendengar itu, wajah Shandy Aulia pun tampak sedikit murung namun terus berusaha menjadi pendengar yang baik bagi anaknya.

"Katanya harus menasihati anak papah untuk ditarik ke agama Islam, kalau memang dia enggak mau, dinasihatin apa tetep enggak mau, ya Wallahu alam, kita sudah berusaha," ujar sang ayah sendu.

Shandy Aulia pun masih belum bicara banyak dan membiarkan sang ayah mengeluarkan seluruh isi hatinya.

"Saat ini yang papah harapkan hidup cuma satu San, sebetulnya terus terang aja, yang Papah setiap malam nangis dan keluar air mata, berdoa, hanya untuk kamu," katanya.

Meski begitu, sang ayah menegaskan kalau dirinya tidak ingin memaksa putrinya untuk masuk agama Islam.

"Semata-mata, untuk kalau bisa kamu mendapatkan hidayah untuk mempelajari agama Islam. Bukannya masuk Islam, belajar memperdalam agama Islam dan memperdalam agama kamu, di mana titik temunya. Nanti kamu bisa menentukan," tuturnya dengan sangat lembut.

Ia juga mengatakan kalau saat ini dirinya sudah tidak memikirkan dunia, pekerjaan, dan apapun yang lainnya.

"Hanya satu yang papah pikirin, demi Allah, hanya kamu yang ingin papah selamatkan, mendoakan supaya kamu mendapat hidayah untuk mempelajari agama Islam yang sebenarnya," kata sang ayah.

"Ada gak pikiran papah untuk memaksakan, kita harus seiman?," tanya Shandy Aulia penasaran.

"Tidak boleh dipaksa, tapi setiap malam papah selalu berdoa agar Allah berikan hidayah kepada Shandy dan keluarganya," kata dia.


Bahkan menurut sang ayah, doa-doanya selama ini akhirnya dijawab oleh Allah SWT.

Ia mengaku khawatir hubungannya dengan sang anak akan renggang jika membicarakan soal agama.

"Papah selama ini belum pernah bilang ini ke kamu, kalau kamu tidak buka ini. Papah sudah lama ingin bicara soal ini, tapi papah berpikir kamu masih muda nanti kamu akan marah," kata ayahnya.

"Enggak lah," jawab Shandy Aulia dengan wajah riang.

"Alhamdulillah sore ini Allah memberikan jalan, kamu membuka soal agama, itu yang selama ini yang ingin papah sampaikan ke kamu, demi Allah," kata sang ayah lagi.

Menurut sang ayah, selama ini ia selalu bilang kepada istrinya yang sekarang, bahwa hidupnya kini hampa dan tak ada artinya.

"Cuma satu yang aku ingin yaitu Shandy, pengen sekali ngomong sama dia untuk belajar agama Islam, untuk dia masuk atau enggak itu urusan nomor 10," kata dia.

Hal itu pun diamini oleh Shandy Aulia dengan anggukan kepala.

"Itu yang ingin papah sampaikan kepada kamu Shan, dan sore ini ya Allah, Allah telah membuka papah jalan, papah cuma takut nanti kamu tersinggung," kata dia.

Kembali Shandy Aulia menegaskan kalau dirinya sama sekali tidak keberatan.

Ia bahkan memperlihatkan wajah senang bisa membicarakan itu dengan ayahnya.

"Alhamdulillah Allah membukakan, kamu lebih dulu membahas soal agama.

Ternyata doa papah selama ini didengar oleh Allah, papah ingin menasihati Shandy dan kamu sudah lebih dulu membuka omongan," kata ayahnya lagi.

Sang ayah pun mengaku sempat ingin mengirim video pendeta yang masuk Islam, namun ia ragu karena khawatir menyinggung sang anak.

Tapi Shandy Aulia menegaskan dirinya sama sekali tidak keberatan dan meminta ayahnya mengirimkan video seperti itu.

"Papah bersyukur, jadi selanjutnya kalau papah ada video papah enggak segan kirim ke kamu, bukan untuk memaksa, tapi demi keselamatan kamu untuk di akhirat," kata ayanya.

Ucapan itu pun disetujui Shandy Aulia dengan anggukan kepala.

Terkahir, Shandy Aulia membacakan surat cinta kepada ayahnya.

Saat itu, sang ayah pun menangis mendengar isi hati putrinya lalu keduanya berpelukan.

(tribunnews.com)
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Shandy Aulia Belajar Islam, Sang Ayah: Setiap Malam Papah Bedoa dan Menangis Hanya untuk Kamu