Berita Viral dan TerUpdate

Wednesday

TERNYATA 'Sahabat' Nabi Muhammad SAW Ini Masih Hidup Sejak 14 Abad Lalu, Inilah Penampakannya

TERNYATA 'Sahabat' Nabi Muhammad SAW Ini Masih Hidup Sejak 14 Abad Lalu, Inilah Penampakannya

TERNYATA 'Sahabat' Nabi Muhammad SAW Ini Masih Hidup Sejak 14 Abad Lalu, Inilah Penampakannya

 

Ternyata ada salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang hingga saat ini masih hidup.

Semua umat yang hidup di jaman Rasulullah Muhammad SAW kini sudah meninggal dunia.

Tetapi, ternyata ada satu sahabat Nabi yang hingga saat ini masih hidup.

Sahabat Nabi yang masih hidup hingga saat ini adalah sebuah pohon yang usianya ribuan tahun.

Pohon ini hidup sejak Rasulullah masih hidup, dan pohon inipun hingga saat ini masih hidup.

Pohon ini dijuluki 'The only living Sahabi' atau sati-satunya sahabat Nabi Muhammad SAW yang masih hidup.


Sahabat nabi yang masih hidup ini tumbuh di tengah padang pasir di Yordania, dan dikenal dengan pohon Sahabi.

Lalu, bagaimana pohon Sahabi ini dijuluki sebagai Sahabat Nabi?

Dilansir dari berbagai sumber, mulanya Nabi Muhammad SAW saat masih kecil melakukan perjalanan ke Syam untuk mengikuti pamannya berdagang.

Ada kejadian unik yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad kecil adalah seorang calon nabi terakhir seperti ramalan dalam kitab seorang pendeta dari Syam.

Salah seorang pakar tafsir ternama, Muhammad ibn jarir At-Tabari menceritakan tentang pendeta Buhaira yang bertemu dengan Muhammad kecil.

Saat itu, Nabi Muhammad SAW berusia 9 atau 12 tahun, ia melakukan perjalanan bersama pamannya ke Syam untuk berdagang.

Buhaira bertemu dengan kelompok pedagang tersebut dan mengajak mereka untuk beristirahat sejenak.

Akan tetapi sebelumnya Buhaira sudah mendapatkan firasat bahwa ia akan bertemu dengan sang Nabi terakhir.

Semua pedagang dipersilahkan mampir ke rumahnya dan diamati oleh beliau, akan tetapi tidak ada satupun diantara mereka yang memiliki tanda-tanda mukjizat seperti yang disebutkan dalam kitabnya.

Setelah diteliti, ternyata masih ada satu orang yang tidak ikut masuk ke rumah Buhaira, karena Muhammad kecil disuruh menunggu di bawah pohon untuk menjaga unta-unta mereka.

Dengan mengamati dari kejauhan, Buhaira takjub menyaksikan cabang pohon merunduk untuk melindungi Muhammad kecil.

 Buhaira akhirnya meminta Muhammad kecil untuk masuk dan berteduh dan makan.

Setelah diteliti dari kitabnya, Buhaira yakin bahwa Muhammad kecil adalah calon nabi terakhir yang diramalkan kemunculannya.

Kemudian, Buhaira berpesan kepada Abu Thalib untuk menjaga Muhammad kecil, karena suatu saat nanti ia akan membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh umat manusia.

1.400 tahun telah berlalu, pohon yang melindungi Muhammad kecil dari sinar matahari itu hingga kini masih hidup.

Dan pohon tersebut menjadi satu-satunya pohon yang berhasil hidup di tengah gurun yang sangat panas.

Karena usianya yang sangat tua dan hidup di tengah padang pasir, pohon ini kemudian dianggap sebagai bukti kenabian Muhammad SAW.

Papan Reklame di Amerika Ini Sampaikan Anjuran Nabi Muhammad SAW Tangkal Virus Mematikan

Sementara itu, dunia kagum dan mengakui kehebatan konsep Nabi Muhammad SAW dalam hal menangkal virus mematikan yang sudah terbukti lebih dari 14 abad lalu. Lihat papan reklame konsep karantina wilayah ala Nabi Muhammad yang dipajang di Amerika Serikat ini.

Ramai isu lockdown dan rasisme karena virus corona, papan iklan di Amerika Serikat ini gamblangkan 3 pesan Nabi Muhammad SAW kepada manusia tentang wabah.

Amerika Serikat saat ini menduduki peringkat pertama kasus pasien Covid-19.

Bahkan dilaporkan oleh Worldometers, Amerika juga menyandang negara dengan jumlah kematian Covid-19 tertinggi di seluruh dunia.

Reklame besar di Chicago, Amerika, sampaikan anjuran Nabi Muhammad SAW dalam hadapi wabah. (Twitter: @uetseinsteins) Sementara itu Donald Trump menangani pandemi ini dengan caranya sendiri.

Mulai dari saling serang dengan China dan menyalahkan negeri Tirai Bambu tersebut atas munculnya virus corona.

Tak hanya di Amerika Serikat, isu rasisme karena virus corona sendiri banyak terjadi di Australia yang dirasakan warga etnis Asia.

Begitu juga sebaliknya yang terjadi di China di mana penduduk lokal menjauhi warga negara asing.


Demonstran berkumpul di depan gedung Colorado State Capitol untuk memprotes pembatasan dan lockdown virus corona dengan nama "ReOpen Colorado" di Denver, Colorado, (19/4/2020). (Jason Connolly / AFP)

Bahkan dilansir dari beberapa sumber Donald Trump juga menangguhkan izin imigrasi untuk masuk ke dalam negaranya.

Sehingga ia menutup perbatasan Amerika.

Hal ini ia lakukan untuk melindungi perekonomian dan lapangan kerja warganya.

Bahkan ia mendukung usulan demonstran yang terjadi pada (18/4/2020) di berbagai negara bagian Amerika untuk menghapus kebijakan lockdown.

Dibarengi juga dengan pembukaan perbatasan antar wilayah di Amerika Serikat sehingga ekonomi kembali berjalan ditengah wabah.

Tentu hal ini dilakukan agar ekonomi di Amerika Serikat tetap berjalan meski 40 ribu lebih warganya telah meninggal karena virus corona Covid-19.


Anomali papan iklan di Chicago


Meski begitu, di sebuah tepi jalan raya tidak jauh dari Bandara Internasional O'Hare, Chicago, Amerika Serikat, justru ada sebuah papan reklame besar memasang anjuran Nabi Muhammad SAW.

Anjuran tersebut berupa bagaimana masyarakat menghadapi wabah, seperti sekarang saat pandemi Covid-19 ada di mana-mana.

Papan reklame tersebut sangat besar sehingga difoto dan diunggah di akun Twitter @uetseinsteins maupun di Facebook Gain Peace.

Pesan yang disampaikan tersebut antara lain mencuci tangan dengan teratur, jangan tinggalkan wilayah yang terserang pandemi dan jangan kunjungi wilayah yang terserang pandemi.

Banyak netizen yang berkomentar mengenai anjuran dari Nabi Muhammad SAW tersebut.


Ilustrasi. (Qiswah Tour) Sebagian dari mereka menjelaskan mengenai informasi yang dipajang tersebut.

Yaitu dengan memuat saran Nabi Muhammad SAW tersebut untuk mencegah makin meluasnya pandemi Covid-19.

Organisasi nirlaba yang memiliki misi menyebarkan ajaran Islam, Gain Peace Foundation, memberikan penjelaan di akun Facebook tentang pemasangan reklame itu.

"Alhamdulillah, GainPeace telah meluncurkan papan iklan untuk menghormati para pahlawan yang berada di garis depan, merawat mereka yang terkena dampak Covid-19.

Papan iklan ini juga menyoroti nasihat luar biasa Nabi Muhammad SAW, mengenai pencegahan dan pedoman selama pandemi.

Lebih lanjut, papan reklame mengundang penonton untuk mendapatkan info lebih lanjut tentang Islam dengan menelepon GainPeace di saluran: 800-662-ISLAM atau kunjungi www.GainPeace.com"

Papan iklan berada di Chicago, IL, dekat Bandara O'Hare.

WASHINGTON, DC - 02 MARET: (Kiri) Wakil Presiden AS Mike Pence dan Presiden AS Donald Trump (Kanan) memimpin pertemuan dengan tim khsus virus corona AS dan eksekutif farmasi di Ruang Kabinet Gedung Putih pada 2 Maret 2020 di Washington, DC. Presiden Trump dan tim khusus virus corona bertemu dengan perwakilan perusahaan farmasi yang secara aktif bekerja untuk mengembangkan vaksin COVID-19. (Drew Angerer / Getty Images / AFP) Donald Trump tuai kritik

Aktivis imigrasi mengkritik pengumuman Trump, menyebut langkah itu radikal dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Senator Kamala Harris, D-Calif., mengatakan Trump mengambil keuntungan dari situasi ini untuk mendorong kebijakan imigrasi garis kerasnya.

"Trump gagal menanggapi krisis ini dengan serius sejak hari 1. Pengabaiannya atas perannya sebagai presiden telah merugikan banyak orang.:

"Dan sekarang, dia tanpa malu-malu mempolitisir pandemi ini untuk menggandakan agenda anti-imigrannya," kata Harris dalam cuitannya.

Bulan lalu, Trump mengatakan bahwa ia sedang mendiskusikan penutupan perbatasan negara itu dengan Meksiko dan Kanada karena corona.

Saat itu, seorang pejabat senior mengatakan kepada NBC News bahwa pemerintah sedang menjajaki pembatasan baru di tengah kekhawatiran bahwa sejumlah besar orang Amerika Tengah akan mencoba mengakses sistem perawatan kesehatan AS secara ilegal.

Memang banyak yang menyebut Trump sebagai anti-imigran serta diskriminatif. (Anggie Irfansyah TribunStyle.com)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : TERNYATA 'Sahabat' Nabi Muhammad SAW Ini Masih Hidup Sejak 14 Abad Lalu, Inilah Penampakannya