Berita Viral dan TerUpdate

Tuesday

VIRAL Pakai APD Lengkap Istri Peluk Peti Jenazah Suaminya, Seorang Dokter yang Wafat Karena Corona

VIRAL Pakai APD Lengkap Istri Peluk Peti Jenazah Suaminya, Seorang Dokter yang Wafat Karena Corona

VIRAL Pakai APD Lengkap Istri Peluk Peti Jenazah Suaminya, Seorang Dokter yang Wafat Karena Corona

 

Viral di Twitter, potret sosok berbaju APD warna pink tertunduk lesu sambil memeluk peti mati berwarna putih.

Foto trenyuh tersebut viral setelah diunggah di akun Twitter bernama @aik_arif pada 26 Agustus 2020 lalu.

Dalam narasinya, pemilik akun menyebut jika sosok berbaju APD itu adalah seorang dokter bernama Jenny.

Ia tengah berduka karena suaminya yang juga seorang dokter meninggal dunia.

Suami dokter Jenny yang bernama dokter Titus Taba meninggal dalam masa pemulihan dari Covid-19.

Semasa hidup, dr Titus Taba menjabat sebagai Ketua IDI Papua Barat.

Ia merupakan dokter ke-94 yang gugur karena corona.

"Trenyuh. dr Jenny, Istri Alm dr Titus Taba, Ketua IDI Papua Barat, jg dlm pemulihan covid-19, mendampingi jenazah suaminya.

dr Titus adalah dokter ke-94 yg meninggal karena Covid-19.

Masih juga kita abai?

Mau seberapa banyak lagi yg mesti meninggal?," tulis akun @aik_arif.



Meninggalnya dr Titus Taba juga dikonfirmasi melalui Instagram Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Semoga hal-hal baik yang menjadi perjuangan beliau, diterima oleh Allah SWT dengan limpahan pahala yang Mulia.

Amin YRA," bunyi doa yang tersemat.



Foto yang diunggah @aik_arif sontak menjadi viral.

Hingga artikel ini dimuat, unggahannya telah diretweet 9,5 ribu kali dan disukai 17 ribu kali.

Doa-doa publik memenuhi kolom komentar unggahan.

"Turut berduka cita. Semoga dihapus semua dosanya. Aamiin."

"Turut berduka cita, semoga diberi kekuatan."

"Nyesek Ya Allah...
Semoga diberi ketabahan Ibu..."

Sudah 100 Dokter Gugur

Sementara itu, IDI mencatat sudah 100 dokter gugur akibat terinfeksi corona.

Hal ini diungkap oleh dr Reisa Broto Asmoro melalui Instagramnya pada Senin 30 Agustus 2020.



"Pandemi belum tamat, kini 100 dokter telah wafat.
.
Terima kasih para pahlawan, relawan, sejawat, senior, dosen, inspirator, edukator.

Selamat jalan, selalu kami iringi dengan doa dan kasih.
.
Mari mengheningkan cipta sembari introspeksi diri masing-masing.

Apakah kita semua sudah patuh atau masih acuh?
.
Jangan biarkan angka ini terus bertambah. Kita semua masih bisa berubah.
.
Jadilah agen perubahan, demi diri sendiri, demi kita semua, demi masa depan," tulis Reisa dalam unggahan itu.

Selain dr Reisa, dr Tirta juga mengunggah kabar gugurnya 100 teman sejawat melalui Instagram.

Berikut isi unggahan dr Tirta:



"Semoga semua yang meninggal amal dan ibadah diterima, dan diberikan ketabahan

Mngkin banyak pihak akan mengatakan “itu kan resiko?” “Emng meninggalnya pure covid? Ga ada pemberat?”
“Jangan menebar ketakutan!”

Sejatinya ketika ada temenmu meninggal, ya seharusnya kita doakan. Dan ini harus kita evaluasi “KOK ISO SAMPE 100 DOKTER GUGUR?”



Apakah penanganan covid di Indonesia sudah tepat? Kok iso krisis kesehatan menjadi otw krisis ekonomi? Dan para pejabat di negara ini sebagian besar berpura2 “seakan2 baik2 aja?”

Yg kaya tambah kaya
Yg miskin semakin sengsara

“Ga bosen bahas covid?” Yo mau ga mau dibahas trus
Fyi. Krisis kesehatan akan berujung pada krisis ekonomi. Dan semua warga harusnya tau, indonesia akan ke arah mana nanti :)

Di beberapa kota skrng malah kembali menerapkan jam malam. Ada yg perpanjang psbb transisi trus. Apakah better? Menurut saya jalan ditempat yah. Ra efektif

Penggantian istilah, new normal, akb lah, psbb lah, psbb tapi faktanya kita yo wis biasa ae kok. Bener ga bos?." (*)

(TribunStyle.com / Triroessita)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : VIRAL Pakai APD Lengkap Istri Peluk Peti Jenazah Suaminya, Seorang Dokter yang Wafat Karena Corona