Berita Viral dan TerUpdate

Wednesday

Bocah Penjual Telur Asin di Kota Sukabumi, Tiap Hari Tunggu Pembeli di Depan Rumah Tak Berpenghuni

Bocah Penjual Telur Asin di Kota Sukabumi, Tiap Hari Tunggu Pembeli di Depan Rumah Tak Berpenghuni

 

Bocah Penjual Telur Asin di Kota Sukabumi, Tiap Hari Tunggu Pembeli di Depan Rumah Tak Berpenghuni

Matahari tepat berada di atas kepala. Saat siang yang terik itu dia duduk dan bersandar pada sebuah pagar setinggi satu meter.

Dipangkuannya memegang sebuah dagangan. Bocah penjual telur asin itu pun sesekali menoleh ke kanan dan kiri menanti pembeli pada Rabu (18/11/2020) siang itu.

Bocah berusia 10 tahun ini adalah Aldiansyah, bocah penjual telur asin. Dia tengah tunggu pembeli di pinggir Jalan Tanam Bahagia, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warungdoyong, Kota Sukabumi.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) itu tercatat sebagai murid di SDN Bunut Kota Sukabumi. Ia berjualan telur asin mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.30 WIB.
 

Mengenakan kopiah cokelat dan tas hitam kecil di dada, ia mengaku sudah berjualan telur asin sejak duduk di kelas 3 SD.

Hampir setiap hari Aldiansyah duduk di depan rumah yang sudah lama tidak dihuni serta telah dipenuhi rumput yang merambat hingga ke pagar. Telur asin itu dijualnya Rp 5 ribu per butir.

Siang itu hingga pukul 14.00, bocah yang mengenakan baju muslim dan celana panjang hitam itu baru bisa menjual 4 butir. Ini artinya ia baru dapat uang Rp 20 ribu.

Aldi sapaan bocah penjual teluar asin itu mengatakan, ia berjualan atas keinginannya sendiri, dan hasil penjualannya itu ditabungkan untuk bekal melanjutkan ke SMP.

"Kalau hujan meneduh di toko yang ada di sebrang jalan, sama ketika akan salat ataupun buang air, dagangan di titipkan di toko," kata bocah yang mengenakan masker warna cokelat itu.
 

Anak pertama pasangan Yadi dan Neni itu mengaku masih memiliki tiga adik laki-laki yang masih kecil, adik pertamanya kelas tiga SD dan yang belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) , sedangkan yang bungsu berusia tiga tahun.

"Ibu saya sehari-harinya sama berjualan telur asin juga, sedangkan ayah ada di rumah menjaga warung di rumah," kata Aldiansyah.

Aldi bercita-cita ingin melanjutkan sekolah hingga ke perguruan tinggi, agar bisa menyenangkan keluarga serta membantuk adik-adiknya agar tidak bernasib sama seperti dirinya.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bocah Penjual Telur Asin di Kota Sukabumi, Tiap Hari Tunggu Pembeli di Depan Rumah Tak Berpenghuni