Berita Viral dan TerUpdate

Monday

Sadis, Pria Ini Bunuh Istri yang Sedang Hamil dan Putrinya Lalu Tidur dengan Jenazah Korban 7 Hari

Sadis, Pria Ini Bunuh Istri yang Sedang Hamil dan Putrinya Lalu Tidur dengan Jenazah Korban 7 Hari

 

Sadis, Pria Ini Bunuh Istri yang Sedang Hamil dan Putrinya Lalu Tidur dengan Jenazah Korban 7 HariSadis, Pria Ini Bunuh Istri yang Sedang Hamil dan Putrinya Lalu Tidur dengan Jenazah Korban 7 Hari


Seorang pria bernama Teo Ghim Heng (45) tega membunuh istrinya yang sedang hamil.

Tak hanya sang istri, dia juga menghabisi putrinya yang masih berusia empat tahun.

Bahkan, seusai melakukan perbuataan kejinya, Heng kemudian tidur dengan mayat istri serta anaknya tersebut selama sepekan.

Melansir dari Mirror via Kompas.vom, Heng dijatuhi hukuman mati karena perbuatannya tersebut.

Awalnya, Heng mencekik istrinya, Choong Pei Shan (39), dengan handuk.

Perbuatan itu dia lakukan setelah berdebat dengan korban karena masalah keuangan.
Ilustrasi (iStockPhoto)

Padahal, istrinya tersebut sedang hamil enam bulan.

Setelah itu, Heng memutuskan untuk membunuh putrinya, Zi Ning.

Berdasarkan laporan Daily Star, Heng dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pembunuhan dan dijatuhi hukuman mati di Singapura pada 12 November.

Saat Heng dan istrinya berdebat, Pei Shan sempat menghina suaminya tersebut di depan putri mereka.

Setelah itu, Heng mencekik Pei Shan dengan handuk dan kemudian membunuh putrinya. 

Heng kemudian meletakkan mayat istri dan putrinya tersebut di atas kasur dan tidur di samping mereka selama tujuh hari.

Dia telah berencana untuk bunuh diri untuk agar bisa bersatu dengan istri dan anaknya tersebut setelah kematian.

Namun Heng gagal meskipun telah berulangkali mencoba melakukan beberapa percobaan bunuh diri.

Heng juga sempat mencoba membakar dirinya namun gagal setelah merasakan panasnya api.

Perbuatan Heng akhirnya terkuang setelah saudara iparnya mengunjungi rumahnya.

Saudara ipar Heng tersebut awalnya curiga karena Heng dan keluarganya tidak menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek dan Pei Shan tidak menanggapi pesan singkat ataupun telepon.

Setelah saudara ipar Heng tidak bisa masuk ke rumah Heng, kecurigaannya semakin menjadi-jadi dan akhirnya dia melapor ke polisi.

Polisi, bersama saudara ipar Heng, lantas mendatangi rumah Heng. Dan ketika Heng membuka pintu, dia sangat terkejut.

Heng langsung menghampiri saudara iparnya tersebut dan mengatkan bahwa istrinya sudah meninggal.

Sebelumnya, Heng berpenghasilan sekitar 20.000 dollar Singapura (Rp 21 juta) sebulan dan bekerja sebagai agen properti terkemuka.

Tetapi karena suatu sebab, dia kehilangan pekerjaannya. Utang judinya meningkat, tagihan kartu kreditnya menumpuk, dan biaya sekolah putrinya juga tidak bisa terbayarkan. 

Karena terjerat masalah keuangan, keluarga itu akhirnya sering cekcok. Hal itu terungkap dalam persidangannya.

Heng juga curiga bahwa putrinya sebenarnya bukan darah dagingnya setelah memergoki istrinya bersama dengan pria lain pada Oktober 2014.

Jaksa berpendapat kesehatan mental Heng tidak terganggu karena dia bisa menggambarkan bagaimana istrinya memarahinya dengan sangat rinci, serta bagaimana dia membunuh keluarganya.

Tim pengacara Heng, yang dipimpin oleh Eugene Thuraisingam, mengatakan Heng telah menderita gangguan depresi berat dan parah lalu tiba-tiba diprovokasi.

Mereka meminta agar penjatuhan hukuman terhadap Heng dikurangi. Namun, Hakim Kannan Ramesh menolak pembelaan Heng dan adanya provokasi tiba-tiba.

Ramesh juga mendapatkan butki bahwa Heng tidak mengalami gangguan depresi hebat pada saat pembunuhan. 

Heng dijatuhi hukuman maksimum untuk kasus pembunuhan di Singapura, yaitu hukuman mati.

Tim hukum Heng bermaksud mengajukan banding atas putusan dan hukuman tersebut.

Heng juga menghadapi dakwaan ketiga karena menyebabkan kematian janin yang belum lahir, namun ditarik setelah divonis pada Kamis (12/11/2020). (TribunNewsmaker/ *)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suami Bunuh Istri dan Putrinya, lalu Tidur Dengan Jenazah Korban Selama 7 Hari".

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sadis, Pria Ini Bunuh Istri yang Sedang Hamil dan Putrinya Lalu Tidur dengan Jenazah Korban 7 Hari